Prabowo dan MBZ Perkuat Kerja Sama Indonesia-UEA

INFORMASI.COM, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohamed bin Zayed Al Nahyan (MBZ). Dalam pertemuan itu, Prabowo dan MBZ sepakat untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan bidang strategis lain.
Dikutip dari Sekretariat Kabinet, Senin (25/11/2024), MBZ mengatakan pentingnya hubungan bilateral yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir di bidang perdagangan, investasi, hingga kerja sama pembangunan.
Prabowo Bawa Oleh-oleh Komitmen Investasi Rp135,34 Triliun dari Inggris“Hubungan kita bukan hanya dimulai pada hari ini. Kita saling mengenal sekian tahun, dan saya merasa bangga dengan perkembangan hubungan ini. Insyaallah akan semakin baik dan berkembang bagi kedua bangsa dan Negara di tahun yang akan datang,” kata dia di Abu Dhabi.
MBZ juga menyoroti capaian konkret dari kerja sama kedua negara itu, termasuk perdagangan nonmigas yang mencapai 12% pada 2023 dengan nilai sekitar US$4,6 miliar (Rp 73,11 triliun). Dia optimistis target nilai perdagangan US$10 miliar (Rp158,94 triliun) bisa tercapai melalui implementasi perjanjian kerja sama dalam bentuk ekonomi komprehensif dan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.
UEA dan Indonesia telah menjalin kerja sama di berbagai sektor strategis, seperti energi terbarukan, aksi iklim hingga pendidikan dan keamanan pangan.
“Ini adalah pondasi yang kokoh, kita akan memperkuat pondasi ini, memperluas cakupan lain pada bidang kerja sama serta mempergunakan setiap peluang yang tersedia," kata MBZ.
Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Tangani Kelaparan dan KemiskinanSementara itu, Prabowo berkata Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan hubungan kerja sama dengan UEA. Dia juga memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah, seperti keamanan dan ketahanan pangan serta ketahanan energi.
"Selanjutnya untuk melaksanakan hilirisasi processing dari pada semua bahan baku kita di Indonesia supaya mendapatkan nilai tambah," kata dia.
Prabowo pun mengundang UEA untuk berinvestasi di Indonesia. "Kita bisa bekerja sama di beberapa bidang dan kami ingin mengundang UEA untuk aktif berpartisipasi dalam ekonomi kami," kata dia.
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news