- Home
- Ekonomi
- Terima Kunjungan OECD, Prabowo Bahas Proses Aksesi Indonesia hingga Perekonomian Indonesia
Terima Kunjungan OECD, Prabowo Bahas Proses Aksesi Indonesia hingga Perekonomian Indonesia

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menerima Sekretaris Jenderal Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Mathias Cormann. Pertemuan itu membahas perkembangan ekonomi Indonesia serta langkah-langkah menuju aksesi keanggotaan OECD.
Dikutip dari Sekretariat Kabinet, Jumat (29/11/2024), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, berkata bahwa pertemuan ini menjadi kelanjutan dari laporan OECD yang sebelumnya disampaikan kepada Menteri Keuangan. Menurut Airlangga, target pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga 2025 diproyeksikan berjalan positif, sejalan dengan pandangan IMF dan Bank Dunia.
Komitmen Hadapi Perubahan Iklim, Prabowo Tegaskan Transisi Energi Baru Terbarukan“Disampaikan bahwa targetan daripada perekonomian di tahun 2025 secara fundamental relatif bisa dicapai,” ujar Airlangga di Istana Merdeka, Jakarta.
Dia menambahkan OECD memberikan rekomendasi strategis untuk mendukung produktivitas di sektor digitalisasi, ketahanan pangan, energi, dan program prioritas lainnya. Organisasi itu juga menawarkan data perbandingan (benchmarking) dari 38 negara anggotanya untuk membantu Indonesia mengidentifikasi langkah strategis dalam pengembangan berbagai sektor.
Selain perkembangan ekonomi, pertemuan Prabowo dengan OECD turut membahas proses aksesi Indonesia ke organsisasi ini.
Prabowo dan MBZ Perkuat Kerja Sama Indonesia-UEA"Tentu nanti kita akan melihat arahan Bapak Presiden selanjutnya mengenai jadwal daripada tindakan selanjutnya dari Indonesia terkait dengan target waktu yang lain," kata dia.
Sementara itu, Cormann mengapresiasi kemajuan transformasi ekonomi Indonesia. Ia berharap aksesi Indonesia ke OECD dapat mendukung visi Indonesia 2045.
“Serta menuju Indonesia menjadi negara dengan perekonomian berpendapatan tinggi yang maju pada tahun 2045 sesuai dengan visi Indonesia 2045,” kata dia.
Komentar (0)
Login to comment on this news