Prabowo Sebut Anggaran Pendidikan dalam APBN 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2025 mencatatkan rekor tertinggi dalam sejarah Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam "Puncak Peringatan Hari Guru".
"Kami menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama dalam APBN. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia, alokasi pendidikan di APBN 2025 adalah yang tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia," ungkap Prabowo dalam acara "Puncak Peringatan Hari Guru" di Jakarta, dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (29/11/2024).
Prabowo Resmi Menaikan Gaji Guru ASN dan Tunjangan Guru Non ASN'Dikutip dari Kementerian Keuangan, sektor pendidikan masuk ke alokasi prioritas APBN 2025. Anggaran pendidikan sebanyak Rp724,3 triliun. Anggaran ini lebih tinggi daripada sektor-sektor lain, seperti perlindungan sosial (Rp504,7 triliun), infrastruktur (Rp400,3 triliun), kesehatan Rp197,8 triliun), serta pertahanan dan keamanan (Rp375,9 triliun).
Dana pendidikan ini digunakan untuk mendukung berbagai program prioritas, seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan renovasi dan pembangunan sekolah.
Dalam APBN 2025, kesejahteraan guru juga menjadi salah satu fokus utama. Guru ASN akan mendapatkan tambahan tunjangan sebesar satu kali gaji pokok, sedangkan tunjangan profesi untuk guru non-ASN dinaikkan menjadi Rp2 juta per bulan.
"Anggaran untuk kesejahteraan guru ASN dan non-ASN naik pada tahun 2025 menjadi Rp81,6 triliun. Naik Rp16,7 triliun untuk kesejahteraan guru," kata dia.
Mendikdasmen Sebut Kenaikan Gaji Guru Bukan Kewenangan KemendikdasmenKomitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas guru juga diwujudkan melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang akan menjangkau 806.486 guru ASN dan non-ASN pada tahun 2025.
"Sekarang ini masih terdapat 249.623 guru yang belum berpendidikan D4-S1. Secara bertahap, mulai tahun 2025 para guru tersebut akan diberi bantuan pendidikan untuk melanjutkan studi ke jenjang D-4 dan S-1," katanya.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintahan Prabowo untuk menempatkan pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak sektor pendidikan.
Komentar (0)
Login to comment on this news