Perang Dagang Makin Panas, Tiongkok Larang Ekspor Mineral Penting ke AS

INFORMASI.COM, Jakarta - Tiongkok akan melarang ekspor mineral penting ke Amerika Serikat (AS). Pengumuman larangan ekspor itu disampaikan setelah Washington mengumumkan pembatasan yang menargetkan kemampuan Tiongkok untuk membuat chip canggih.
"Bahan-bahan yang dilarang untuk diekspor adalah galium, antimon, dan germanium," ujar Kementerian Perdagangan Tiongkok, dikutip dari Channel News Asia, Rabu (4/12/2024).
Kementerian Perdagangan juga akan meninjau ekspor grafit, termasuk tujuan penggunaan. Langkah ini diklaim bertujuan melindungi keamanan nasional dan memenuhi kewajiban internasional terkait nonproliferasi.
Rencana Tarif Impor Trump Bikin Pengusaha AS Menjerit"Tiongkok memutuskan untuk memperketat kontrol ekspor barang-barang dual-use tertentu ke Amerika Serikat demi melindungi kepentingan keamanan nasional," kata pemerintah Beijing.
Selain itu, mereka menegaskan bahwa organisasi atau individu yang melanggar aturan tersebut akan dimintai pertanggungjawaban secara hukum.
Langkah ini merupakan respons terhadap pengumuman Washington sehari sebelumnya yang memberlakukan pembatasan baru terhadap 140 perusahaan, termasuk Piotech dan SiCarrier, yang memproduksi teknologi semikonduktor. Larangan tersebut juga mencakup Naura Technology Group dan beberapa perangkat lunak yang digunakan dalam pengembangan chip.
Cadangan Emas Terbesar di Dunia Ditemukan di Tiongkok, Nilainya Bisa Rp1.311 TriliunAturan baru dari Amerika Serikat bertujuan membatasi ekspor chip yang dapat digunakan dalam sistem senjata dan kecerdasan buatan. Menanggapi hal ini, Beijing menuduh Washington mempolitisasi isu perdagangan dan teknologi.
“Amerika Serikat telah menyalahgunakan langkah-langkah kontrol ekspor,” tulis Tiongkok.
Sekadar informasi, Tiongkok saat ini merupakan produsen utama galium. Logam itu biasa digunakan untuk LED dan panel fotovoltaik.
Sementara itu, germanium sering digunakan untuk serat optik. Menurut data Uni Eropa, Tiongkok menyuplai 94% galium dan 83% germanium secara global.
Tahun lalu, Beijing telah memperketat aturan ekspor logam-logam tersebut. Akan tetapi, pengumuman terbaru menunjukkan larangan penuh terhadap material baru dilakukan saat ini.
Komentar (0)
Login to comment on this news