Sering Dijumpai di Pasar Saham, Ini Bedanya Investor dan Trader

INFORMASI.COM, Jakarta - Istilah investor dan trader kerap kita dengar di pasar modal, terutama saham. Lalu, apa bedanya investor dan trader?
Dikutip dari laman Bursa Efek Indonesia, Sabtu (7/12/2024), investor berkaitan dengan berinvestasi saham untuk jangka panjang. Sementara itu, trader merupakan investor yang aktif melakukan jual dan beli saham.
Prabowo Ingatkan Risiko Main Saham bagi Orang KecilTrader kerap dikenal spekulator karena sering mencari keuntungan jangka pendek dari selisih harga beli dan jual saham dalam hitungan hari bahkan jam.
Seorang trader cenderung menggunakan prinsip buy and sell. Sementara itu, investor lebih mengadopsi buy and hold untuk mencapai tujuan keuangan.
Untuk menentukan strategi yang tepat, para pelaku pasar modal perlu memahami dua metode analisis utama, yaitu analisis fundamental dan teknikal. Analisis fundamental digunakan untuk mengevaluasi kesehatan keuangan perusahaan dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kondisi ekonomi global dan bisnis perusahaan terkait.
Metode ini memiliki dua pendekatan, yakni top-down analysis yang memulai dari analisis ekonomi hingga perusahaan, serta bottom-up analysis yang dimulai dari perusahaan lalu berlanjut ke industri dan ekonomi nasional.
Di sisi lain, analisis teknikal dilakukan dengan memanfaatkan data riwayat harga saham. Metode ini bergantung pada pola pergerakan harga saham yang diyakini akan berulang di masa depan. Trader biasanya menggunakan grafik candlestick untuk menganalisis data harga saham secara teknikal.
Indikator seperti moving average, bollinger bands, dan Fibonacci retracement menjadi alat yang sering digunakan.
Bagi investor pemula, aplikasi trading dari perusahaan sekuritas umumnya telah menyediakan data fundamental dan grafik teknikal dalam format yang mudah diakses.
Kalau fitur tersebut tidak tersedia, mereka dapat memanfaatkan layanan platform penyedia informasi pasar.
Komentar (0)
Login to comment on this news