Impor Beras Indonesia Januari-November 2024 Naik 52,17%, Didominasi Thailand

INFORMASI.COM, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa impor beras Indonesia sepanjang Januari hingga November 2024 mencapai 3,85 juta ton, naik signifikan sebesar 52,17% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 2,53 juta ton.
Plt Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, dalam konferensi pers BPS, Senin (16/12/2024), menjelaskan bahwa nilai impor beras selama periode tersebut mencapai US$ 2,36 miliar, melonjak 62,03% dibandingkan Januari-November 2023 yang tercatat sebesar US$ 1,45 miliar.
“Kalau kita rinci lagi, impor beras Januari-November 2023 nilainya adalah US$ 1,45 miliar, kemudian 2022 pada periode yang sama nilai impor berasnya adalah sebesar US$ 0,15 miliar,” ungkap Amalia dikutip dari siaran live Youtube BPS, Senin (16/12/2024).
Tahun Depan Naik 6,5 Persen, Begini Aturan Penghitungan UMP 2025Amalia juga mengungkapkan mayoritas impor beras, sebanyak 3,39 juta ton atau setara dengan 88,20% dari total volume, berupa beras setengah giling atau beras yang sudah digiling seluruhnya. Selain itu, Indonesia juga mengimpor jenis lain seperti beras basmati dan beras pecah dalam jumlah kecil.
Menurut Amalia, impor beras terbesar berasal dari Thailand, dengan volume mencapai 1,19 juta ton atau 30,97% dari total impor.
“Selain Thailand, impor juga berasal dari Vietnam, Myanmar, Pakistan, dan India,” ucap Amalia.
Komentar (0)
Login to comment on this news