Perdagangan Perdana JELI dan JECX Mulai Hari Ini, Gabungan Kapitalisasi Pasarnya Capai Rp5,21 Triliun

Perdagangan Perdana JELI dan JECX Mulai Hari Ini, Gabungan Kapitalisasi Pasarnya Capai Rp5,21 Triliun
Bursa Efek Indonesia IHSG
Ikhtisar
  • BEI akhirnya mulai kedatangan emiten baru IPO yakni JELI dan JECX
  • JELI dengan harga perdana Rp900 akan mempunyai kapitalisasi pasar Rp1,14 triliun.
  • JECX dengan harga perdana Rp1.250 akan mempunyai kapitalisasi pasar Rp4,07 triliun.

INFORMASI.COM, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kedatangan dua emiten baru pada Selasa (7/7/2026). Adalah PT Niramas Utama Tbk dengan kode saham JELI dan PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX.

Mengutip dokumen dari BEI dan e-ipo.co.id, keduanya telah menyelesaikan proses penawaran umum perdana (IPO) dan dijadwalkan memulai perdagangan saham perdana di pasar reguler.

Secara rinci, Niramas Utama yang merupakan produsen makanan dan minuman merek INACO, menawarkan sebanyak 266 juta saham baru atau sekitar 19,75% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO. Perseroan menetapkan harga penawaran umum sebesar Rp900 per saham, sehingga berpotensi menghimpun dana sekitar Rp239,4 miliar.

Dana hasil IPO akan digunakan terutama untuk memperluas kapasitas produksi melalui pembangunan fasilitas manufaktur baru beserta pembelian mesin dan peralatan produksi. Sebagian dana lainnya akan dimanfaatkan sebagai modal kerja untuk mendukung pertumbuhan usaha perseroan.

Thumbnail Pasar Modal Meriah, Transaksi Naik hingga Enam IPO Saham serta Banyak Penerbitan Obligasi dan Sukuk
i

Baca Juga

Pasar Modal Meriah, Transaksi Naik hingga Enam IPO Saham serta Banyak Penerbitan Obligasi dan Sukuk

Ekonomi

Niramas Utama bergerak di industri makanan dan minuman olahan, khususnya produk berbahan dasar nata de coco, jelly, pudding, hingga minuman, yang dipasarkan di dalam negeri maupun ke berbagai negara tujuan ekspor.

Saat perdagangan perdana nanti, saham JELI yang dicatatkan sebanyak 1,26 miliar lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp1,14 triliun.

Sementara itu, Nitrasanata Dharma, operator jaringan rumah sakit dan klinik mata JEC Eye Hospitals and Clinics, akan mencatatkan saham dengan kode JECX setelah menawarkan 487.980.700 saham baru atau sekitar 13,63% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Perseroan menetapkan harga penawaran umum sebesar Rp1.250 per saham, sehingga berpotensi memperoleh dana sekitar Rp609,9 miliar dari aksi korporasi tersebut.

Thumbnail Rans Raffi-Nagita Tetapkan Harga IPO Rp170 dan Berpotensi Himpun Dana Rp429,25 Miliar
i

Baca Juga

Rans Raffi-Nagita Tetapkan Harga IPO Rp170 dan Berpotensi Himpun Dana Rp429,25 Miliar

Ekonomi

Mayoritas dana hasil IPO JECX akan digunakan untuk pelunasan sebagian pinjaman bank, pemberian pinjaman kepada entitas anak untuk penyelesaian kewajiban kredit, serta mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan dan anak usaha, termasuk pengembangan operasional jaringan layanan kesehatan mata.

Nitrasanata Dharma merupakan perusahaan penyedia layanan kesehatan mata terintegrasi yang mengoperasikan jaringan rumah sakit dan klinik spesialis mata di berbagai kota di Indonesia.

Saat perdagangan perdana nanti, saham JECX yang dicatatkan sebanyak 3,25 miliar lembar saham, sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp4,07 triliun.

Dengan begitu, saham JELI dan JECX akan menambah kapitalisasi pasar IHSG sebesar Rp5,21 triliun. Adapun pencatatan JELI dan JECX pada 7 Juli 2026 membuat total dana yang berpotensi dihimpun kedua emiten tersebut mencapai sekitar Rp849,3 miliar.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.