- Home
- Internasional
- Tewas Pakai Kafiyeh, Iran: Yahya Sinwar akan Jadi Model Pembebasan Palestina
Tewas Pakai Kafiyeh, Iran: Yahya Sinwar akan Jadi Model Pembebasan Palestina

INFORMASI.COM, Jakarta - Israel melaporkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Hamas, Yahya Sinwar, dalam sebuah serangan di Rafah, Gaza, Kamis (17/10/2024). Selain Sinwar, serangan Israel juga menewaskan dua orang pengikutnya.
Kematian Sinwar dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. "Yahya Sinwar telah disingkirkan," kata Netanyahu dalam video yang diunggah di akun X miliknya.
Yahya Sinwar is dead.
— Benjamin Netanyahu - בנימין נתניהו (@netanyahu) October 17, 2024
He was killed in Rafah by the brave soldiers of the Israel Defense Forces.
While this is not the end of the war in Gaza, it's the beginning of the end. pic.twitter.com/C6wAaLH1YW
Amerika Serikat dan Eropa boleh saja bergembira atas kematian Sinwar lantara mereka sekutu Israel. Tapi, sepertinya tidak dengan Iran. Negara Persia yang selalu mengklaim menyokong Hamas, itu menganggapi berbeda kematian Sinwar.
Hingga berita ini dibuat, belum ada pernyataan resmi dari Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei maupun Presiden Masoud Pezeshkian. Namun, pernyataan perwakilan Iran untuk PBB menyiratkan belasungkawa sekaligus kagum dengan Yahya Sinwar.
Kekaguman itu muncul setelah Israel merilis video dan foto yang menggambarkan kematian seseorang diduga Yahya Sinwar di sebuah apartemen yang hancur.
When U.S. forces dragged a disheveled Saddam Hussein out of an underground hole, he begged them not to kill him despite being armed. Those who regarded Saddam as their model of resistance eventually collapsed. However, when Muslims look up to Martyr Sinwar standing on the… pic.twitter.com/S1QUN47y83
— I.R.IRAN Mission to UN, NY (@Iran_UN) October 17, 2024
Dalam video atau foto yang diedarkan Israel, terlihat Yahya Sinwar menggunakan kafiyeh, sorban khas Palestina, menutupi wajahnya. Menurut perwakilan Iran, itu merupakan tanda perlawanan bagi orang Palestina.
"Ketika umat Islam menghormati Martir Sinwar yang berdiri di medan perang dengan pakaian tempur dan di tempat terbuka, bukan di tempat persembunyian, semangat perlawanan akan diperkuat," bunyi pernyataan akun perwakilan Iran untuk PBB di X.
Yahya Sinwar pun terlihat melawan saat dihampiri sebuah drone yang diklaim milik militer Israel di dalam apartemen itu.
"Ia akan menjadi model bagi pemuda dan anak-anak yang akan meneruskan jalannya menuju pembebasan Palestina. Selama pendudukan dan agresi masih ada, perlawanan akan terus ada, karena martir itu tetap hidup dan menjadi sumber inspirasi," kata akun perwakilan Iran untuk PBB.

Dalam video dan foto lain yang disebarkan IDF, terlihat jasad mirip Yahya Sinwar dengan luka tembak di kepala. Jasad itu pula terlihat memakai jam tangan hitam.
The Times of Israel pun mengonfirmasi bahwa foto-foto yang beredar dirilis militer Israel, seperti foto pengangkutan sesosok jenazah memakai tandu merupakan jasad Yahya Sinwar. Tak hanya itu, ada beberapa foto maupun video mengenaskan yang memperlihatkan tentara Israel tengah mengecek jasad Sinwar. (X.com/The Time of Israel)
Komentar (0)
Login to comment on this news