- Home
- Internasional
- Hizbullah Lancarkan Serangan Skala Besar ke Wilayah Israel, Luncurkan Ratusan Rudal
Hizbullah Lancarkan Serangan Skala Besar ke Wilayah Israel, Luncurkan Ratusan Rudal

INFORMASI.COM, Jakarta - Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon kembali memanas setelah militer Israel mengungkapkan bahwa Hizbullah menembakkan sekitar 160 proyektil ke wilayahnya pada Minggu (24/11/2024).
Dikutip dari Al Arabiya, Senin (25/11/2024), sirene serangan udara berbunyi di berbagai lokasi, termasuk di wilayah Tel Aviv dan Israel bagian utara, menyusul rentetan serangan tersebut.
Menurut militer Israel, beberapa proyektil berhasil dicegat, namun serangan itu tetap menyebabkan kerusakan parah. Lembaga medis setempat melaporkan setidaknya 11 orang terluka, termasuk seorang pria yang kondisinya dinyatakan sedang hingga serius.
Utusan Khusus Biden Terbang ke Lebanon untuk Mediasi Konflik Hizbullah-IsraelSerangan ini juga mengakibatkan beberapa mobil rusak, rumah terbakar, dan serpihan peluru berserakan di Petak Tikva, dekat Tel Aviv, Israel.
Hizbullah, dalam sebuah pernyataan, mengeklaim serangannya menyasar beberapa target strategis di Israel, termasuk pangkalan angkatan laut Ashdod di Israel selatan. Kelompok militer itu menyebut telah menggunakan drone serang dan misil canggih untuk menyerang target militer di Tel Aviv serta pangkalan intelijen militer Glilot.
Pemimpin Hizbullah, Naim Qassem, sebelumnya telah memperingatkan bahwa respons atas serangan Israel di Beirut akan menargetkan pusat Tel Aviv.
"Respon terhadap serangan baru-baru ini di ibu kota harus diperkirakan akan menargetkan Tel Aviv pusat," kata Naim pada pidatonya, Rabu (20/11/2024).
Juru Bicara Hizbullah, Muhammad Afif Tewas dalam Serangan Israel di BeirutSementara itu, militer Israel melaporkan serangannya di wilayah Lebanon yang menargetkan kelompok Hizbullah sebagai bagian dari kampanye udara yang ditingkatkan sejak 23 September. Serangan ini juga menewaskan seorang prajurit Lebanon dan melukai 18 lainnya, meskipun tentara Lebanon bukan pihak yang terlibat dalam konflik tersebut.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan, lebih dari 3.670 orang telah tewas di negara itu sejak Oktober 2023, dengan sebagian besar korban jatuh sejak intensitas serangan meningkat pada September tahun ini.
Sekadar Informasi konflik ini merupakan eskalasi dari dukungan Hizbullah terhadap Hamas setelah serangan Palestina pada 7 Oktober 2023 yang memicu perang Gaza. Ketegangan ini terus menambah korban jiwa dan memperburuk situasi kemanusiaan di kawasan tersebut.
Komentar (0)
Login to comment on this news