- Home
- Internasional
- Banjir Bandang Landa Malaysia, 3 Orang Meninggal Dunia dan 94 Ribu Warga Dievakuasi
Banjir Bandang Landa Malaysia, 3 Orang Meninggal Dunia dan 94 Ribu Warga Dievakuasi

INFORMASI.COM, Jakarta - Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di pantai timur semenanjung Malaysia, seperti Kelantan. Tercatat ada 3 orang meninggal dunia dan 94.778 orang dievakuasi ke 527 tempat penampungan sementara.
Dikutip dari Channel News Asia, Jumat (29/11/2024), Pusat Komando Bencana Nasional Malaysia menyebut Kelantan dan Terengganu menjadi lokasi yang paling parah terdampak banjir.
Banjir memang sering terjadi di pantai timur semenanjung Malaysia. Akan tetapi, hujan deras pada minggu ini mengakibatkan evakuasi massal akibat bencana alam itu.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan sungai meluap, kendaraan terendam, dan rumah-rumah tenggelam akibat banjir.
Prospek Cerah, Ekonomi Syariah RI Masih Kalah dari Malaysia dan Arab SaudiDepartemen Meteorologi Malaysia memperkirakan hujan lebat masih akan terjadi di delapan negara bagian Sabtu besok (3/11/2024), dengan curah hujan berbahaya di beberapa wilayah Kelantan dan Terengganu.
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim melarang anggota kabinet untuk cuti.
"Semua menteri diminta untuk bekerja dan turun ke lapangan, ujar Anwar kepada wartawan, dikutip dari Bernama TV.
Bisa Jadi Banjir Terbesar Sejak 2014
Wakil Perdana Menteri sekaligus Ketua Komite Penanggulangan Bencana Nasional, Ahmad Zahid Hamidi, memperingatkan, banjir tahun ini besarnya mungkin melampaui banjir di tahun 2014, yang membuat hampir 250 ribu orang mengungsi.
Bahkan, banjir tahun ini diperkirakan dapat menjadi banjir terbesar yang pernah terjadi di Malaysia dalam satu dekade.
Pemerintah telah mengerahkan lebih dari 82 ribu personel keamanan, lengkap dengan perahu penyelamat, kendaraan roda empat, dan helikopter.
Malaysia Rupanya Tahu Alasan Elon Musk Tipu IndonesiaSelain itu, operator kereta api nasional, Kereta Tanah Melayu (KTM) Berhad, mengumumkan penghentian sembilan rute kereta api di pantai timur akibat banjir.
Komentar Pejabat Ini Tuai Kritik
Namun, di tengah upaya penanganan, komentar Ketua Komite Pariwisata Kelantan, Kamarudin Md Noor, menuai kritik.
Ia menjelaskan sebuah rencana untuk menarik wisatawan selama musim hujan melalui kegiatan promosi wisata, seperti selancar.
Pernyataannya dianggap tidak pantas diungkapkan dalam situasi darurat ini.
Sementara itu, hingga kini pemerintah terus fokus memastikan keselamatan dan kesejahteraan korban banjir.
Komentar (0)
Login to comment on this news