- Home
- Internasional
- Warganet Kecam Serangan Israel ke Warga Gaza yang Antre Makanan
Warganet Kecam Serangan Israel ke Warga Gaza yang Antre Makanan

INFORMASI.COM, Jakarta - Israel kembali menjadi sorotan warganet setelah menembaki warga Palestina di Gaza. Warganet mengecam serangan itu dan menjulukinya sebagai "The Flour Massacres" atau pembantaian tepung.
Menurut penelusuran pada Jumat (1/3/2024), kata "Israel" dan "Palestina" pun menjadi trending di platform X. Terpantau ada 1,02 cuitan yang berkaitan dengan Israel dan 163 ribu tentang Palestina. Warganet pun menyamakan kekejaman Israel dengan genosida yang dilakukan oleh Nazi.
Istilah “The Flour Massacre” pun marak digunakan warganet. Hal ini mengacu pada Israel yang menembaki warga Gaza ketika mengantre bahan makanan. Sekadar informasi, tepung merupakan bahan pangan pokok yang digunakan untuk membuat roti.
Industri Kurma Israel Takut Diboikot Selama Ramadan"The Flour Massacre. Banyak saksi menyatakan militer Israel menembak ke arah kerumunan dan menewaskan sedikitnya 104 orang. Bahkan, pimpinan Pentagon mengatakan Israel telah membunuh 25 ribu+ anak-anak dan perempuan Palestina. Tidak ada yang bisa membenarkan kekejaman ini!" cuit @MrC***.
"The Flour Massacre akan tertulis di buku sejarah, mewakili kehancuran Palestina oleh Israel. Orang-orang yang tidak melihat ini sebagai genosida terhadap warga Palestina, silakan cari bantuan," cuit @CaS***.
"The Flour Massacre. Setiap hari saya takjub dengan kebobrokan Israel. Kapan itu berakhir dan apa yang diperlukan," cuit @mxs***.
Israel Tembaki Kerumunan Warga yang Antre Makanan, 112 Tewas"The Flour Massacre, satu dari sekian footage paling brutal dari rangkaian kampanye genosida Israel di Palestina. Kelaparan diperalat jadi senjata genosida. Pembantaian sistermatis orang-orang kelaparan yang ingin mendapat tepung dari truk bantuan. Zionism is Nazism," cuit @Myt***.
"Zionis adalah Nazi hari ini. Israel adalah negara teroris genosida," cuit @Tor***.
Komentar (0)
Login to comment on this news