Sejarah Hari Ini: 22 Januari 1780, Batavia Diguncang Gempa Besar

INFORMASI.COM, Jakarta - Gempa bumi mengguncang Batavia (kini bernama Jakarta) pada 22 Januari 1780. Gempa itu berkekuatan 8 Skala Richter dan mengakibatkan aktivitas Gunung Gede dan Gunung Salak meningkat.
Dikutip dari Gempa Bumi Batavia 1699 dan 1780: Memori Kolektif Kebencanaan yang ditulis oleh Omar Mohtar, Rabu (22/1/2025), gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,4-8 mengguncang Batavia pada 5 Januari 1699.
Deretan Peristiwa Bersejarah yang Terjadi pada 21 JanuariGempa itu terasa hingga Jawa Barat dan bagian selatan Sumatra. Kala itu, ada dua pendapat tentang penyebab Gempa Batavia 1699. Ada yang menyebut gempa itu diakibatkan oleh letusan Gunung Salak dan yang satu lagi menilai akibat aktivitas tektonik lempeng Indo-Australia.
Setelah gempa 1699, ada 11 gempa yang mengguncang Batavia. Salah satunya adalah gempa yang terjadi pada 22 Januari 1780. Guncangan itu terasa pada pukul 14.49.
Menurut catatan, gempa bumi 1780 ini merusak sejumlah bangunan di Batavia. Misalnya, observatorium milik seorang pendeta bernama Johan Maurits Mohr, yaitu Observatorium Mohr.
Sejarah Hari Ini: 20 Januari 1965, Indonesia Resmi Keluar dari PBBGetaran gempa terasa hingga seluruh bagian Pulau Jawa dan bagian selatan Sumatra. Bencana alam itu merusak 27 rumah dan gudang.
Gempa yang berkekuatan 8 Skala Richter diperkirakan berasal dari Sesar Baribis. Guncangan itu mengakibatkan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Gede dan Gunung Salak. Dikabarkan bahwa tidak lama setelah gempa, muncul letusan dari Gunung Salak dan kepulan asap dari Gunung Gede.
Komentar (0)
Login to comment on this news