Tepatkah Nico Gonzales Isi Posisi Rodri di Manchester City?

INFORMASI.COM, Jakarta - Manchester City resmi merekrut Nico Gonzales dari Porto seharga 50 juta poundsterling atau sekitar Rp1 triliun. Mantan pemain Barcelona ini diplot untuk mengisi posisi Rodri yang tengah dibelit cedera.
Tanpa Rodri yang berperan sebagai jangkar sekaligus pengatur tempo permainan, The Cityzens betul-betul babak belur. Buktinya tampak saat mereka digulung Arsenal 5-1 di Stadion Emirates, London, Minggu, 2 Februari lalu.
5 Manajer Terboros di Bursa Transfer Musim DinginItulah keempat kalinya Man City kebobolan empat gol atau lebih di musim ini. Jumlah tersebut jadi yang terbanyak dalam karier sang manajer, Pep Guardiola. Jelas, tanpa Rodri, pertahanan Manchester City jadi lembek.
Harapan publik Manchester Biru pun mengarah kepada Nico Gonzalez. Pemain berusia 23 tahun itu diharapkan dapat menambal lubang yang menganga di area pertahanan City.
Namun, sepertinya para penggemar harus menurunkan ekspekstasi tinggi itu. Nico Gonzalez bukan pemain bertipe seperti Rodri.
Karakteristik Permainan Nico Gonzalez
Nico Gonzalez adalah pemain binaan akademi Barcelona, La Masia. Dia bermain 27 kali di LaLiga (12 kali sebagai pemain Utama) dan tujuh kali di Eropa (empat kali sebagai starter) untuk Barcelona pada musim 2021-2022 saat masih dilatih oleh Xavi Hernandez.

Gonzalez melakoni debut sebagai pengganti Sergio Busquets di Barcelona.
Dia kemudian pindah ke Valencia sebagai pemain pinjaman pada 2022-2023. Semusim berselang Gonzalez pindah permanen ke Porto dan setelah 18 bulan di Liga Portugal, dia pindah ke Manchester City.
Menurut Opta, di sepanjang karier di seluruh kompetisi yang diikuti, Nico Gonzalez menuntaskan 88,6 persen dari seluruh umpan yang dia lepaskan. Catatan yang mengesankan.
Namun, ternyata itu bukanlah atribut utama Gonzalez. Dia kerap bermain sebagai gelandang yang merangsek ke kotak penalti dan mencetak gol alias box to box.
Di sisi lain, Rodri kerap menjadi pemecah kebuntuan. Namun, gol yang dia cetak biasanya berasal dari sepakan kencang di luar kotak penalti.
Karakteristik Rodri lebih condong sebagai pengatur tempo dan penjegal serangan lawan. Mirip peran Sergio Busquets di Barcelona.
Tetapi, Nico Gonzalez punya hal lain yang dibutuhkan oleh gelandang tengah. Pemain bertinggi 188 cm itu tidak ragu untuk merebut bola dari lawan.
Di Liga Primer Portugal musim ini, Gonzalez tercatat melakukan pelanggaran 36 kali atau di peringkat ketujuh. Dia juga berada di puncak daftar perebut bola Porto (73 kali), tekel (34), dan duel Udara (68).
Pemain Spanyol ini juga kerap menggiring bola dan memberi umpan cerdas, umumnya umpan sederhana. Dia berada di posisi keempat pemain nonbertahan yang menggiring dan mengumpan bola (185) di Liga Primer Portugal 2024-2025.
Jika diringkas, Nico Gonzalez adalah gelandang dinamis yang memengaruhi laga di kedua ujung lapangan.
Gonzalez bakal jadi tandem maut di lini tengah bila Rodri telah pulih dari cedera. Menarik disimak apa yang bisa Nico Gonzalez berikan ke dalam skuad besutan Pep Guardiola.
Komentar (0)
Login to comment on this news