AI Tingkatkan Kesuksesan Program Bayi Tabung, Memang Bisa?

INFORMASI.COM, Jakarta - AI (Artificial Intelligence) atau kecerdasan buatan kini makin marak digunakan untuk membantu kehidupan sehari-hari. Baru-baru ini, AI disebut bisa membantu meningkatkan kesuksesan program bayi tabung. Kok bisa?
Proses bayi tabung terjadi dengan mengambil sel telur dari calon ibu, kemudian dibuahi dengan sperma di dalam laboratorium. Jika pembuahan sukses, embrio lalu dipindahkan ke dalam rahim tempat bayi berkembang.
Peneliti Korea Bisa Bikin Badan Kamu Jadi Pembangkit ListrikTelur, yang tersimpan dalam kantung kecil yang disebut folikel, disiapkan dengan suntikan hormon yang disebut "pemicu" sebelum dikumpulkan.
Dilansir dari Euronews, Kamis (16/1/2025), menggunakan data lebih dari 19 ribu dan AI, peneliti menemukan bahwa memberikan suntikan dengan proporsi lebih besar antara 13-18 mm berhubungan erat dengan tingkat kematangan telur yang membaik dan kesuksesan kelahiran di masa mendatang.
"Prosedur bayi tabung menghasilkan begitu banyak data sehingga menjadi amat menantang bagi dokter untuk menggunakan itu semua dalam memutuskan perawatan pasien mereka," ujar Ali Abbara, ahli endokrinologi di Imperial College London.
Di masa depan, AI dapat digunakan untuk menyajikan rekomendasi kurat untuk meningkatkan pengambilan keputusan dan bantuan perihal perawatan yang dipersonalisasi. "Jadi, kita dapat memberikan kesempatan terbaik bagi setiap pasangan untuk memiliki anak," imbuh Ali Abbara.
Tim peneliti ini telah mempublikasikan temuan mereka dalam jurnal Nature Communications dan berencana meningkatkan penelitian mereka untuk menciptakan alat AI dan menguji coba ini secara klinis.
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news