Menteri Investasi Rosan: Perusahaan Singapura Mau Investasi di IKN

INFORMASI.COM, Jakarta - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengungkapkan, beberapa perusahaan Singapura berminat investasi di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur.
"Saya dari Singapura kebetulan saya ketemu dengan Sembcorp, mereka mau investasi di solar panel," ujar Rosan dikutip Antara, Selasa (3/9/2024).
Menurut dia, Sembcorp berminat akan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atau solar cell berkapasitas sekitar 5-6 megawatt. "Investasinya kurang lebih US$60 juta," katanya.
Kemudian pihak lainnya yang berminat terhadap investasi di IKN yakni Raffles Education Center.
PBNU Mau Investasi di IKN, Begini Penjelasan Gus YahyaMengutip keterangan Kementerian Investasi/BKPM, kunjungan Rosan ke Singapura pada 27 Agustus 2024 itu langsung disambut Perdana Menteri, Lawrence Wong.
Pertemuan Rosan dengan PM Wong membahas kondisi geopolitik serta potensi investasi di sektor infrastruktur, kesehatan, kawasan industri, energi baru terbarukan, pendidikan, ketahanan pangan dan manufaktur.
Dalam pertemuan itu, Rosan menekankan pentingnya Singapura sebagai partner Indonesia dalam ekonomi dan investasi, mengingat Singapura selalu menduduki peringkat pertama realisasi investasi di Indonesia selama hampir selama 10 tahun terakhir.
IKN Mulai Berfungsi, Investor Asing Bidik Investasi di Penajam Paser UtaraAdapun PM Wong menyampaikan optimismenya terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini. Di tengah kondisi tensi geopolitik yang tinggi, PM Wong juga mengeaskan perlunya peningkatan hubungan bilateral yang lebih erat dan saling melengkapi antar negara termasuk Indonesia dan Singapura.
Selain itu, Wong juga menuturkan adanya minat dan komitmen beberapa perusahaan Singapura untuk berinvestasi di Indonesia. Mulai dari potensi Carbon Capture Storage (CCS), kawasan industri, serta pembangkit listrik di Batam, Bintan, dan Karimun (BBK).
Komentar (0)
Login to comment on this news