Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari yang Ramai Dikaitkan Bencana Sumatra?

Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari yang Ramai Dikaitkan Bencana Sumatra?
Foto: Toba Pulp Lestari

INFORMASI.COM, Jakarta - PT Toba Pulp Lestari (TPL), perusahaan yang bergerak di sektor hutan tanaman industri dan produksi bubur kertas, kembali menjadi perhatian publik.

Netizen menduga aktivitas perusahaan itu turut memperparah bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara. Warganet memiliki pemikiran seperti itu setelah banyaknya video yang menunjukkan gelondongan kayu hasil tebangan hanyut saat bencana terjadi. 

Sekali lagi, apa yang dicuitkan atau diunggah warganet barulah dugaan. Karena, hingga saat ini, pemerintah maupun aparat belum melakukan penyelidikan komprehensif soal keterkaitan perusahaan mana pun dengan banyaknya gelondongan kayu saat bencana Sumatra terjadi.

Meski demikian, warga di internet tetap ingin mencari tahu dan menerka-nerka siapa pemilik PT Toba Pulp Lestari sebenarnya sehingga menjadi viral di media sosial. 

Profil Perusahaan

PT Toba Pulp Lestari berdiri sejak 26 April 1983 dan telah memiliki izin dari pemerintah untuk mengelola 167.912 hektare Hutan Tanaman Industri di Sumatera Utara.

  • Bergerak di bidang pengelolaan hutan dan produksi pulp.
  • Saham perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode INRU.
  • Beroperasi di lima titik utama di Sumatera Utara.

Kepemilikan dan Kontrol Perusahaan

Berdasarkan dokumen resmi BEI dan keterbukaan informasi perusahaan, mayoritas saham TPL kini dikuasai pihak asing melalui perusahaan induk.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Pemegang saham terbesar: Allied Hill Limited (AHL) dengan porsi saham 92,54%.
  • Saham publik:
    • Masyarakat warkat: 2,14%
    • Pemegang non-warkat: 5,32%
  • AHL diakuisisi dari Pinnacle Company Pte. Ltd pada 10 Juni 2025.
  • AHL merupakan perusahaan yang baru didirikan pada 11 April 2025 di Hong Kong.
  • AHL dimiliki 100% oleh Everpro Investments Limited.
  • Everpro dimiliki penuh oleh Joseph Oetomo, warga negara Singapura.

Daftar Direksi dan Komisaris

Dokumen perseroan menunjukkan susunan manajemen yang saat ini memimpin TPL:

Direksi

  • Direktur Utama: Sandeep Bhalla
  • Direktur:
    • Jandres Halomoan Silalahi
    • Anwar Lawden
    • Niroshan Romesh Silva
    • Monang Simatupang

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama: Ignatius Ari Djoko Purnomo
  • Komisaris Independen:
    • Elisa Ganda Togu Manurung
    • Thomson Siagian
    • Joni Supriyanto

Lokasi Operasional dan Konsesi Lahan

TPL memiliki lima kawasan operasional utama di Sumatera Utara dengan total area mencapai lebih dari 160 ribu hektare.

Lokasi dan luas wilayah operasional:

  • Aek Nauli: 20.360 hektare
  • Habinsaran: 26.765 hektare
  • Tapanuli Selatan: 28.340 hektare
  • Aek Raja: 45.562 hektare
  • Tele: 46.885 hektare

Selain itu, perusahaan tercatat memiliki izin konsesi di sejumlah wilayah administratif:

  • Kabupaten Simalungun
  • Kabupaten Asahan
  • Kabupaten Toba
  • Kabupaten Pakpak Barat
  • Kabupaten Tapanuli Utara
  • Kabupaten Tapanuli Selatan
  • Kabupaten Tapanuli Tengah
  • Kabupaten Padang Lawas Utara
  • Kota Padang Sidimpuan
  • Kabupaten Dairi
  • Kabupaten Humbang Hasundutan
  • Kabupaten Samosir

Catatan: Artikel ini bersifat berbasis data resmi perusahaan dan dokumen pasar modal, tanpa memuat interpretasi atau opini tambahan. Jika terdapat klarifikasi lanjutan dari pihak perusahaan atau regulator, artikel akan diperbarui.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.