INFORMASI.COM, Jakarta - Pemerintah belum mengambil keputusan mengenai perluasan program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke tahun depan.
Menurut Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, pemerintah masih memusatkan perhatian pada efektivitas BLT sebagai alat pemulih daya beli di penghujung tahun 2025.
“ Ya, kita belum putuskan. Karena ini stimulan di akhir tahun. Tahun depan baru awal tahun. ”
— Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, saat meninjau penyaluran BLT Kesra di Kantor Pos Premier Rawamangun, Jakarta, Kamis (4/12/2024).
Baca Juga
Sudah 26 Juta Keluarga Terima BLT Rp900 Ribu
Ekonomi
Sudah 26 Juta Keluarga Terima BLT
Pemerintah menargetkan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) kepada 35 juta lebih keluarga penerima manfaat (KPM) selesai pada Desember 2025. Tiap KPM mendapat BLT sebesar Rp900 ribu untuk periode 3 bulan.
Progres terkini menunjukkan realisasi penyaluran BLT telah mencapai 26,2 juta KPM atau telah melampaui 70 persen dari total target. Mekanisme penyaluran dilakukan secara bertahap melalui jaringan bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
“ Hari ini kami monitor penyaluran BLT Kesra sudah mencapai 26,2 juta keluarga penerima manfaat dari target 35 juta lebih. Pemerintah akan menyelesaikannya sampai Desember. ”
— Airlangga mengungkapkan.
Menurut Airlangga, program ini didesain sebagai stimulan daya beli untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi kuartal IV.
“ Ini program stimulan untuk daya beli agar pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat lebih baik dari kuartal ketiga. ”
— Airlangga menambahkan.
(ANT)
Baca Juga
Kemensos: Belanjakan BLT Buat Kebutuhan Pokok, Bukan Judol
Ekonomi