- • Surplus perdagangan Cina pada 2025 mencapai rekor USD 1,2 triliun atau sekitar Rp 20.000 triliun.
- • Perdagangan produk China terdaftar tumbuh di 190 dari lebih 240 negara dan wilayah mitra.
- • Ekspor perdagangan komoditas teknologi dan elektrifikasi menjadi yang terbesar peningkatannya.
INFORMASI.COM, Jakarta - China mencatatkan kinerja ekspor yang kuat sepanjang 2025. Surplus perdagangan global Negeri Tirai Bambu dilaporkan mencapai rekor USD 1,2 triliun (sekitar Rp20.000 triliun), meningkat 20 persen dibandingkan surplus 2024 yang sebesar USD 992 miliar.
Berdasarkan data pemerintah yang dirilis Rabu (14/1/2026), nilai ekspor China sepanjang tahun lalu mencapai USD 3,7 triliun, sementara impor tercatat USD 2,58 triliun.
Lonjakan surplus turut didorong oleh kenaikan ekspor sebesar 6,6 persen pada Desember 2025 dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya, melampaui proyeksi para ekonom.
Wakil Menteri Bea Cukai China, Wang Jun, menegaskan capaian ini menunjukkan kekuatan perdagangan luar negeri China.
“ Nilai perdagangan luar negeri pada 2025 menembus 45 triliun yuan, sekitar USD 6,4 triliun, untuk pertama kalinya. Ini merupakan rekor tertinggi sepanjang sejarah. ”
— Wang Jun, Wamen Bea Cukai China, dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (14/1/2026).
Wang juga menyinggung bahwa beberapa negara telah mempolitisasi isu perdagangan dan membatasi ekspor teknologi tinggi ke China.
“ Jika pembatasan itu tidak ada, impor kami tentu akan lebih besar. Namun, diversifikasi mitra dagang telah memperkuat daya tahan China terhadap risiko global. ”
— Wang menambahkan.
Perluasan Pasar Produk China
Perdagangan China dengan negara berkembang terus meningkat. Perdagangan produk China terdaftar tumbuh di 190 dari lebih 240 negara dan wilayah mitra.
- •Perdagangan dengan negara mitra Belt and Road Initiative (BRI), atau negara di Jalur Sutra, naik 6,3 persen menjadi 23,6 triliun yuan, menyumbang 51,9 persen dari total perdagangan.
- •Perdagangan dengan ASEAN naik 8 persen menjadi 7,55 triliun yuan.
- •Perdagangan dengan Amerika Latin naik 6,5 persen menjadi 3,93 triliun yuan.
- •Perdagangan dengan Afrika naik 18,4 persen menjadi 2,49 triliun yuan.
Ekspor China juga bergeser ke produk bernilai tinggi dan ramah lingkungan. Data menunjukkan:
- •Ekspor barang teknologi tinggi naik 13,2 persen menjadi 5,25 triliun yuan.
- •Ekspor kendaraan listrik, baterai litium-ion, dan panel surya naik 27,1 persen.
- •Ekspor peralatan tenaga angin melonjak 48,7 persen.
Perusahaan Swasta Jadi Motor Pertumbuhan
Partisipasi perusahaan swasta dalam perdagangan luar negeri terus menguat. Sepanjang 2025:
- •Lebih dari 780.000 perusahaan mencatat kegiatan impor atau ekspor.
- •Perusahaan swasta mencatat perdagangan senilai 26,04 triliun yuan, naik 7,1 persen.
- •Pangsa perdagangan swasta terhadap total perdagangan nasional mencapai 57,3 persen.
Langkah diversifikasi pasar dan fokus pada produk bernilai tinggi diyakini akan mendukung pertumbuhan perdagangan China ke depan, meski harga global beberapa komoditas cenderung menurun.