Mendag Budi Santoso: Harga Sembako Stabil dan Stok Aman Jelang Idulfitri 1447 Hijriah

Mendag Budi Santoso: Harga Sembako Stabil dan Stok Aman Jelang Idulfitri 1447 Hijriah
Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, mengunjungi tenant pasar murah di area parkir Kemendag, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Foto: Kemendag
Ikhtisar
  • Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga kebutuhan pokok masih relatif stabil menjelang Idul Fitri 1447 H.
  • Mendag bilang harga kebutuhan pokok belum melampaui Harga Acuan Penjualan (HAP) dan Harga Eceran Tertinggi (HET).
  • SP2KP mencatat harga komoditas masih wajar meski beberapa mengalami kenaikan tipis.

INFORMASI, Jakarta — Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar masih berada dalam kondisi relatif stabil dengan pasokan yang mencukupi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepastian tersebut disampaikan setelah Budi melakukan peninjauan langsung di Pasar Rawasari pada Senin (16/3/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menilai ketersediaan bahan pokok di tingkat pedagang masih terjaga dan harga sebagian besar komoditas berada pada kisaran normal.

Budi menjelaskan pemerintah melalui Kementerian Perdagangan Republik Indonesia terus melakukan pengawasan langsung ke pasar. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi barang berjalan lancar sekaligus menjaga stabilitas harga.

Menurut dia, kehadiran pemerintah di pasar juga memiliki dampak psikologis terhadap pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.

"Selain itu sebenarnya dengan pengecekan ke pasar itu secara psikologis bisa mempengaruhi pedagang untuk tidak menjual mahal atau tidak menjual di atas HET ya. Itu terus kita lakukan," ujar Budi.

Hasil pemantauan di Pasar Rawasari menunjukkan sejumlah komoditas utama masih dijual dalam kisaran harga yang wajar. Harga daging ayam tercatat sekitar Rp40 ribu per kilogram atau sesuai dengan Harga Acuan Penjualan (HAP). Bawang merah dijual sekitar Rp40 ribu per kilogram, sedikit di bawah HAP yang berada pada Rp41.500.

Sementara itu, minyak goreng rakyat bermerek Minyakita dijual sekitar Rp15.700 per liter, atau masih sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

Selain Minyakita, pemerintah juga mendorong ketersediaan minyak goreng merek lain di pasar agar masyarakat memiliki alternatif produk dengan harga terjangkau.

"Minyak second brand juga banyak. Minyak second brand ini sebenarnya minyak pendamping Minyakita jadi biar masyarakat punya banyak pilihan. Tidak hanya Minyakita yang yang terjangkau tapi juga kita ingin ada minyak-minyak lain yang terjangkau oleh masyarakat ya," kata Budi.

Meski sebagian besar harga stabil, Budi mengakui terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan tipis menjelang Lebaran, terutama cabai rawit dan telur ayam ras. Ia menilai kenaikan tersebut masih dalam batas wajar karena meningkatnya permintaan masyarakat pada periode menjelang hari besar keagamaan.

Untuk memastikan stabilitas harga tetap terjaga, pemerintah terus memantau perkembangan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP). Sistem tersebut mengumpulkan data harga dari ratusan pasar di berbagai daerah.

"Jadi setiap hari itu kan ada kontribusi dari beberapa daerah. Jadi ada 550 titik pasar yang terus kita awasi, kita ikuti perkembangan harganya," terangnya.

Berdasarkan data SP2KP per 13 Maret 2026, harga beras medium tercatat Rp13.680 per kilogram, sementara beras premium berada pada Rp15.342 per kilogram. Harga Minyakita tercatat Rp15.872 per liter dan minyak goreng premium sekitar Rp21.180 per liter.

Komoditas lain seperti daging ayam ras berada pada kisaran Rp40.462 per kilogram, telur ayam ras Rp30.879 per kilogram, cabai merah keriting Rp39.790 per kilogram, cabai rawit Rp78.079 per kilogram, cabai merah besar Rp41.630 per kilogram, bawang merah Rp39.934 per kilogram, serta bawang putih Rp36.146 per kilogram.

Pemerintah menyatakan akan terus memantau perkembangan harga dan pasokan kebutuhan pokok hingga periode Lebaran guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.