- • Sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan harga, terutama cabai dan daging sapi.
- • Beras kualitas bawah I naik 3,86 persen menjadi Rp14.800 per kg.
- • Selain beras, harga gula dan minyak goreng juga menunjukkan tren kenaikan.
INFORMASI.COM, Jakarta - Pergerakan harga pangan di pasar tradisional pada 25 Maret 2026 menunjukkan tren kenaikan di berbagai komoditas utama.
Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia menunjukkan harga rata-rata bahan pangan melonjak signifikan pada kelompok cabai, protein hewani, serta bahan pokok seperti beras dan minyak goreng.
Kenaikan ini terjadi menjelang periode peralihan musim, yang umumnya memengaruhi distribusi dan pasokan bahan pangan di sejumlah daerah.
Cabai Dominasi Kenaikan Tertinggi
Komoditas cabai mencatat kenaikan paling mencolok. Cabai rawit merah menjadi yang tertinggi dengan harga Rp103.000 per kg, meskipun tercatat turun 6,66 persen. Sementara itu, cabai rawit hijau justru melonjak tajam sebesar 43,41 persen menjadi Rp72.350 per kg.
Cabai merah keriting naik 17,39 persen ke level Rp66.500 per kg, sedangkan cabai merah besar meningkat 2,88 persen menjadi Rp58.900 per kg.
Bawang dan Beras Ikut Menguat
Harga bawang juga menunjukkan tren kenaikan. Bawang merah ukuran sedang tercatat Rp58.250 per kg atau naik 29,44 persen. Bawang putih ukuran sedang berada di Rp50.600 per kg dengan kenaikan serupa 24,94 persen.
Di sisi lain, kelompok beras mengalami kenaikan merata di berbagai kualitas. Beras kualitas bawah I naik 3,86 persen menjadi Rp14.800 per kg, sementara kualitas bawah II mencapai Rp16.850 per kg atau naik 15,41 persen.
Beras kualitas medium I tercatat Rp17.800 per kg dengan lonjakan 12,3 persen, sedangkan medium II naik 5,81 persen ke Rp16.400 per kg. Untuk kualitas premium, beras super I berada di Rp18.500 per kg dan super II di Rp17.950 per kg, masing-masing naik sekitar 9 persen.
Daging dan Telur Alami Kenaikan Signifikan
Harga protein hewani juga bergerak naik. Daging sapi kualitas I tercatat Rp157.750 per kg atau naik 8,94 persen, sedangkan kualitas II mencapai Rp156.250 per kg dengan kenaikan 14,72 persen.
Daging ayam ras segar naik 4,28 persen menjadi Rp47.550 per kg. Sementara itu, telur ayam ras melonjak 17,78 persen ke harga Rp38.750 per kg.
Gula dan Minyak Goreng Ikut Terdorong
Harga gula pasir premium tercatat Rp22.450 per kg atau naik 10,86 persen. Gula pasir lokal juga mengalami kenaikan 7,49 persen menjadi Rp20.100 per kg.
Pada komoditas minyak goreng, minyak goreng curah naik 11,03 persen ke Rp22.150 per kg. Minyak goreng kemasan bermerek I mencapai Rp24.300 per kg atau naik 5,19 persen, sedangkan kemasan bermerek II berada di Rp22.850 per kg dengan kenaikan 3,63 persen.
Secara keseluruhan, tren harga menunjukkan tekanan kenaikan yang cukup merata di berbagai komoditas pangan utama. Lonjakan paling tajam terjadi pada cabai dan beberapa bahan protein, yang berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat dalam jangka pendek.