- • Pemerintah membuka rekrutmen 30.000 manajer Koperasi Desa Merah Putih tahap pertama.
- • Seleksi terbuka untuk lulusan D3 hingga S1 dengan batas usia maksimal 35 tahun dan IPK minimal 2,75.
- • Peserta yang lolos akan bekerja di PT Agrinas Pangan Nusantara selama dua tahun sebelum ditempatkan di koperasi desa.
INFORMASI.COM, Jakarta - Pemerintah melalui panitia seleksi nasional resmi membuka rekrutmen 30 ribu manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi desa melalui pengelolaan koperasi yang profesional dan terintegrasi.
Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Satuan Tugas Pembentukan Kopdes Merah Putih, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa tahap pertama rekrutmen menyediakan 30.000 formasi. Ia mengumumkan hal tersebut dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu.
Pemerintah membuka seleksi secara luas bagi lulusan D3, D4, dan S1 dari seluruh jurusan. Panitia menetapkan batas usia maksimal 35 tahun serta IPK minimal 2,75 sebagai syarat utama. Pendaftaran berlangsung hingga 24 April 2026 melalui kanal resmi https://phtc.panselnas.go.id.
Zulkifli menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan tanpa pungutan biaya. Ia menyatakan seluruh tahapan dirancang terbuka, transparan, dan akuntabel.
Peserta yang lolos seleksi akan bekerja di bawah naungan PT Agrinas Pangan Nusantara dengan skema Perjanjian Kerja Waktu Tertentu selama dua tahun. Setelah masa tersebut berakhir, peserta akan dialihkan untuk mengelola koperasi desa secara langsung.
“Setelah itu akan dimatangkan lagi, nanti dua tahun di BUMN. Setelah itu, kalau serah terimanya tepat dua tahun maka dia akan ikut di Koperasi Desa Merah Putih,” kata Zulkifli.
Ia menambahkan bahwa program Kopdes Merah Putih berjalan secara bertahap mengikuti target pemerintah. Sebanyak 30.000 unit koperasi ditargetkan selesai dibangun pada periode Juni hingga Juli 2026.
Zulkifli juga menekankan peran strategis manajer koperasi dalam menggerakkan ekonomi lokal. Ia menyebut kehadiran sumber daya manusia unggul menjadi kunci keberhasilan program tersebut.
“Negara memanggil putra-putri terbaik untuk hadir di desa, kelurahan, dan kampung nelayan. Mari kawal bersama agar yang terpilih benar-benar SDM terbaik demi Indonesia maju,” ujarnya.
Rekrutmen ini dikoordinasikan oleh Badan Pengelola BUMN dengan dukungan lintas kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian PAN-RB, Kementerian Koperasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Pertahanan, serta Kementerian Keuangan.