Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1, Jadi Mobil Listrik Terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026

Jaecoo J5 Salip BYD Atto 1, Jadi Mobil Listrik Terlaris di Indonesia hingga Agustus 2026
Jaecoo J5
Ikhtisar
  • Jaecoo J5 memimpin penjualan mobil listrik di Indonesia dengan 23.359 unit hingga Agustus 2026.
  • Mobil dari pabrikan Cherry itu mengungguli BYD Atto 1 yang mencatat 19.909 unit.
  • Penjualan mobil listrik nasional mencapai 101.171 unit pada Januari-Agustus 2026, menyamai total penjualan sepanjang 2025 sebanyak 103.931 unit.

INFORMASI.COM, Jakarta - Persaingan pasar mobil listrik di Indonesia berubah cukup tajam sepanjang 2026. Hingga Agustus, Jaecoo J5 berhasil mengambil posisi teratas sebagai mobil listrik dengan penjualan tertinggi, menggeser BYD Atto 1 yang sebelumnya berada di puncak.

Data penjualan Januari-Agustus 2026 menunjukkan Jaecoo J5 telah mencatat distribusi sebanyak 23.359 unit. Angka tersebut membuatnya unggul 3.450 unit dari BYD Atto 1 yang membukukan 19.909 unit.

Geely EX2 berada di posisi ketiga dengan penjualan 9.769 unit. Setelah itu, BYD M6 mencatat 6.694 unit, disusul BYD Sealion 7 dengan 4.251 unit.

Wuling Darion EV menempati posisi keenam setelah mencatat 3.733 unit. Denza D9 berada di peringkat ketujuh dengan 3.001 unit, sedangkan Geely EX5 mengumpulkan 2.407 unit.

Dua model lainnya yang melengkapi daftar 10 besar adalah AION V dengan 2.228 unit dan BYD Atto 3 sebanyak 1.694 unit.

Daftar 10 mobil listrik terlaris di Indonesia Januari-Agustus 2026:

  1. 1.
    Jaecoo J5 — 23.359 unit
  2. 2.
    BYD Atto 1 — 19.909 unit
  3. 3.
    Geely EX2 — 9.769 unit
  4. 4.
    BYD M6 — 6.694 unit
  5. 5.
    BYD Sealion 7 — 4.251 unit
  6. 6.
    Wuling Darion EV — 3.733 unit
  7. 7.
    Denza D9 — 3.001 unit
  8. 8.
    Geely EX5 — 2.407 unit
  9. 9.
    AION V — 2.228 unit
  10. 10.
    BYD Atto 3 — 1.694 unit

Di tengah perubahan posisi di puncak, pasar mobil listrik nasional juga mencatat pertumbuhan yang cukup besar. Total penjualan EV selama delapan bulan pertama 2026 mencapai 101.171 unit.

Jumlah tersebut hanya terpaut 2.760 unit dari penjualan mobil listrik sepanjang 2025 yang mencapai 103.931 unit. Dengan kata lain, pasar EV sepanjang Januari-Agustus 2026 sudah mencapai sekitar 97 persen dari total penjualan setahun penuh pada 2025.

Pergerakan tersebut semakin terlihat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari-Agustus 2025, penjualan mobil listrik baru mencapai 50.749 unit.

Dalam setahun, volume penjualan EV untuk periode delapan bulan hampir berlipat ganda. Kenaikan juga berlanjut pada Agustus.

Penjualan mobil listrik pada Agustus 2026 mencapai 17.413 unit. Angka tersebut naik dari 13.972 unit pada Juli atau bertambah 3.441 unit dalam sebulan.

Capaian Agustus sekaligus menjadi penjualan bulanan EV tertinggi sepanjang 2026 hingga periode tersebut.

Pertumbuhan pasar kendaraan listrik berlangsung ketika pasar mobil secara keseluruhan juga mulai menunjukkan penguatan pada Agustus.

Distribusi mobil secara wholesales mencapai 81.756 unit pada Agustus 2026. Angka itu meningkat 0,8 persen dibandingkan Juli yang mencatat 81.115 unit.

Kinerja Agustus juga menjadi yang tertinggi sepanjang tahun untuk penjualan wholesales. Rekor sebelumnya tercatat pada Februari 2026 dengan 81.247 unit.

Kenaikan yang lebih besar terlihat pada penjualan retail, yakni distribusi mobil dari dealer kepada konsumen. Penjualan retail pada Agustus mencapai 83.422 unit.

Jumlah tersebut meningkat 7,7 persen dibandingkan Juli yang berada di angka 77.460 unit. Untuk pertama kalinya pada 2026, penjualan retail mobil secara bulanan menembus angka 80 ribu unit.

Di pasar EV, perubahan posisi antara Jaecoo J5 dan BYD Atto 1 menjadi salah satu gambaran ketatnya persaingan merek dan model mobil listrik di Indonesia. Pada saat yang sama, total penjualan EV hingga Agustus menunjukkan pasar kendaraan listrik sudah mendekati pencapaian sepanjang 2025, meski tahun 2026 baru berjalan delapan bulan.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.