- • Polda Metro Jaya berencana memeriksa sejumlah saksi, termasuk Reza “Arap” Oktavian, terkait meninggalnya Lula Lahfah.
- • Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Polres Metro Jakarta Selatan, hari ini atau Senin (26/1/2026).
- • Polisi memastikan tidak ditemukan tanda penganiayaan di lokasi kejadian.
INFORMASI.COM, Jakarta - Polda Metro Jaya akan meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa meninggalnya kreator konten dan pemengaruh Lula Lahfah. Salah satu pihak yang direncanakan dimintai keterangan adalah Reza “Arap” Oktavian, yang diketahui merupakan kekasih almarhumah.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyampaikan bahwa pemeriksaan saksi dijadwalkan berlangsung pada awal pekan ini.
“ Iya informasi (bakal diperiksa) Senin, kalau enggak salah. ”
— Kombes Pol Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, di Jakarta, Minggu (25/1/2026).
Budi menjelaskan, pemeriksaan tersebut rencananya dilakukan di Mapolres Metro Jakarta Selatan. Dalam proses itu, penyidik akan mendalami sejumlah hal, termasuk kondisi kesehatan Lula sebelum ditemukan meninggal dunia.
“ Tergantung yang bersangkutan, tapi sudah dikomunikasikan untuk bisa hadir di hari Senin (26/1). Sama teman-teman dekat (Lula) yang datang ke lokasi kejadian. ”
— Budi menerangkan.
Di sisi lain, Budi juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan foto maupun membuat spekulasi terkait kematian Lula Lahfah. Ia menekankan pentingnya menjaga empati terhadap keluarga yang ditinggalkan.
“ Kami juga mengimbau untuk kita menjaga empati keluarga almarhum atas kejadian ini. ”
— Budi menambahkan.
Baca Juga
Lucky Widja Vokalis Band Element Wafat usai Derita TB Ginjal
Hiburan
Kronologis Penemuan Lula tak Bernyawa
Sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan menemukan Lula Lahfah dalam kondisi tidak bernyawa di apartemen tempat tinggalnya di Jalan Dharmawangsa, Cipete Utara, Kebayoran Baru. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (23/1) malam sekitar pukul 18.44 WIB.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, mengatakan bahwa polisi menemukan obat-obatan dan surat rawat jalan di lokasi kejadian.
“ Tidak ada tanda tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan sama surat rawat jalan dari RSPI. ”
— Murodih, Humas Polres Metro Jakse, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (24/1).
Murodih menjelaskan, kejadian bermula ketika saksi merasa curiga karena pintu apartemen terkunci dan Lula diketahui dalam kondisi sakit. Selain itu, almarhumah disebut baru menjalani pengobatan pada malam sebelumnya.
Karena tidak mendapatkan respons, saksi kemudian meminta bantuan pengelola apartemen untuk membuka pintu unit tersebut. Setelah pintu dibuka, Lula ditemukan dalam kondisi terlentang menyilang di atas kasur, berselimut putih, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam.
Petugas yang melakukan pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kehidupan, termasuk saat dicek denyut nadi dan detak jantung.