Jennie BLACKPINK Akui 2026 Jadi Tahun yang “Gila”, Apa yang Terjadi?

Jennie BLACKPINK Akui 2026 Jadi Tahun yang “Gila”, Apa yang Terjadi?
Jennie BLACKPINK. Foto: Instagram/@jennierubyjane
Ikhtisar
  • • Jennie BLACKPINK menyebut setahun terakhir sebagai periode yang “gila” karena padatnya aktivitas solo dan grup.
  • • Kesuksesan album Ruby, aktivitas BLACKPINK, rekaman musik baru, hingga penampilan di berbagai festival membuat Jennie nyaris tidak memiliki waktu untuk berhenti sejenak.
  • • Di tengah kesibukan tersebut, Jennie mulai meninggalkan obsesi terhadap kesempurnaan dan ingin lebih menikmati proses bermusik.

INFORMASI.COM, Jakarta — Jennie BLACKPINK menggambarkan satu tahun terakhir dalam hidupnya sebagai periode yang sangat padat. Setelah merilis album solo Ruby, menjalani berbagai aktivitas bersama BLACKPINK, hingga tampil di sejumlah festival musik dunia, penyanyi asal Korea Selatan itu mengaku hampir tidak memiliki waktu untuk benar-benar berhenti dan menikmati pencapaiannya.

Pengakuan tersebut disampaikan Jennie dalam wawancara dengan Cosmopolitan yang diterbitkan pada 3 Agustus 2026. Dalam wawancara tersebut, ia membicarakan fase baru karier solonya, musik yang sedang dipersiapkan, hingga tekanan yang muncul setelah kesuksesan Ruby.

Setahun yang “Gila”

Jennie mengakui bahwa perjalanan setelah Ruby berlangsung begitu cepat. Album tersebut menjadi proyek solo besar pertamanya dan membawanya memasuki fase baru sebagai musisi yang memiliki kendali lebih besar terhadap arah kreatifnya.

“Kalau boleh jujur, setahun terakhir benar-benar gila buatku. Aku bahkan tidak pernah punya waktu untuk duduk sejenak, beradaptasi, dan benar-benar menikmati apa yang sudah diberikan Ruby kepadaku,” ujar Jennie.

Ruby sendiri menjadi pencapaian penting dalam perjalanan solo Jennie. Album tersebut mencapai posisi ketujuh Billboard 200 dan menghadirkan sejumlah kolaborasi dengan musisi seperti Dua Lipa, Kali Uchis dan Doechii.

Namun, kesuksesan tersebut justru diikuti dengan kesibukan baru.

Dari Ruby ke Panggung Dunia

Setelah aktivitas solo, Jennie kembali menjalani agenda bersama BLACKPINK. Grup yang beranggotakan Jennie, Jisoo, Rosé dan Lisa tersebut juga memasuki fase baru setelah menyelesaikan tur stadion global pada 2025 dan merilis EP Deadline pada Februari 2026.

Di saat yang sama, Jennie juga mulai menggarap musik baru.

Ia menjalani aktivitas rekaman di Los Angeles dan mempersiapkan sejumlah materi untuk dibawakan di festival musim panas. Dalam wawancara Cosmopolitan, Jennie bahkan mengatakan dirinya terus berada di studio karena ingin musik barunya siap untuk rangkaian penampilan tersebut.

Kesibukan itu kemudian membawanya ke berbagai panggung internasional. Jennie tampil di sejumlah festival, termasuk Open'er Festival di Polandia dan Lollapalooza di Chicago.

Di Lollapalooza, ia tampil sebagai salah satu penampil utama pada Sabtu malam. Sementara itu, sejumlah lagu baru seperti Less Than a Lover, Lock It Down dan Heaven mulai diperkenalkan kepada penggemar melalui panggung festival.

Mulai Melepas Perfeksionisme

Di balik jadwal yang padat, Jennie juga mengaku mengalami perubahan dalam cara memandang proses kreatif.

Jika sebelumnya ia cenderung mengejar hasil yang sempurna, kini Jennie ingin memberikan ruang lebih besar bagi dirinya untuk bereksperimen dan menikmati proses.

Ia bahkan mengatakan ingin tetap membuat musik meski hasilnya tidak selalu sempurna.

“Meski terdengar buruk dan mungkin tidak sempurna, aku hanya ingin menikmatinya, tidak terlalu serius, dan menjadi diriku sendiri,” kata Jennie.

Bagi Jennie, perubahan tersebut menjadi bagian dari proses menemukan kebebasan sebagai seorang seniman.

Kesuksesan Ruby memberinya kepercayaan diri untuk menentukan sendiri arah musik yang ingin dibuat. Pada saat yang sama, pengalaman tersebut membuatnya semakin sadar bahwa dirinya tidak harus selalu memenuhi standar kesempurnaan.

Untuk Pertama Kalinya, Jennie Ingin Memberi Ruang

Setelah hampir satu dekade menjalani kehidupan yang penuh jadwal sejak BLACKPINK debut pada 2016, Jennie kini mulai mempertimbangkan ruang kosong dalam kariernya.

Ia mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya dirinya tidak memiliki rencana terperinci untuk dua atau tiga tahun ke depan.

Bagi Jennie, ketidakpastian tersebut justru terasa menarik.

“Tidak mengetahui itu sesuatu yang istimewa,” ujarnya. Menurutnya, tidak memiliki semua jawaban tentang masa depan memberinya ruang untuk berpikir dan melihat apa yang sebenarnya ingin ia lakukan berikutnya.

Bukan Berarti Berhenti

Ruang yang dimaksud Jennie bukan berarti ia meninggalkan musik.

Ia justru sedang mempersiapkan fase berikutnya dalam perjalanan solonya. Setelah memperkenalkan sejumlah lagu baru sepanjang 2026, perhatian penggemar kini mengarah pada proyek solo berikutnya.

Namun, kali ini Jennie ingin menjalani proses tersebut dengan cara berbeda.

Setelah bertahun-tahun berada dalam ritme kerja yang nyaris tanpa jeda, ia mulai belajar bahwa tidak semua hal harus dikejar sekaligus.

Kesuksesan, panggung besar dan musik baru tetap menjadi bagian dari perjalanannya. Tetapi di tengah semuanya, Jennie kini juga ingin memiliki waktu untuk berhenti, bernapas dan menikmati apa yang sudah berhasil dicapainya.

Bagi salah satu bintang terbesar BLACKPINK itu, mungkin inilah arti sebenarnya dari tahun yang “gila”, bukan hanya tentang seberapa banyak yang berhasil dilakukan, tetapi juga tentang belajar memberi diri sendiri ruang untuk menikmati perjalanan.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.