- • Troye Sivan merilis album studio keempatnya, She's the Best, pada 9 Oktober 2026, setelah tiga tahun sejak peluncuran album Something to Give Each Other.
- • Album terbaru ini mengeksplorasi berbagai pengalaman emosional, mulai dari kebebasan kehidupan malam hingga kesepian dan kerinduan untuk menemukan cinta.
- • Lagu “FF” menjadi salah satu sorotan album karena mengangkat perasaan merindukan seseorang yang bahkan belum pernah ditemui.
INFORMASI.COM, Jakarta — Troye Sivan kembali menyapa penggemar melalui album studio terbarunya, She's the Best, yang dirilis pada Jumat, 9 Oktober 2026. Dalam karya terbarunya, penyanyi asal Australia tersebut mengeksplorasi sisi emosional kehidupan, termasuk kesepian, keinginan untuk dicintai, dan kerinduan terhadap seseorang yang belum hadir dalam hidupnya.
Album ini menjadi rilisan studio penuh pertama Troye setelah Something to Give Each Other pada 2023. Kali ini, ia menghadirkan perpaduan musik pop dengan sentuhan eksperimental yang mencerminkan perubahan suasana dan pengalaman personalnya.
Melalui She's the Best, Troye tidak hanya berbicara tentang kebebasan dan kesenangan, tetapi juga perasaan yang muncul ketika keramaian berakhir. Kerinduan akan hubungan yang bermakna menjadi salah satu tema yang menghubungkan cerita dalam album tersebut.
She's the Best, Gambaran Kehidupan Troye Sivan
Album She's the Best menggambarkan beragam pengalaman yang membentuk kehidupan Troye dalam beberapa tahun terakhir. Ia menggabungkan energi kehidupan malam dengan cerita tentang kesendirian dan keinginan untuk menemukan kedekatan emosional.
Kontras tersebut menjadi bagian penting dari pendekatan Troye dalam album terbarunya. Kehidupan yang penuh kebebasan dan pengalaman menyenangkan tidak selalu menghilangkan kebutuhan seseorang akan hubungan yang lebih dalam.
Troye juga mengeksplorasi pengaruh perempuan dan orang-orang feminin dalam kehidupannya. Pengalaman serta hubungan dengan orang-orang tersebut menjadi bagian dari inspirasi yang membentuk konsep album.
Dari sisi musikal, She's the Best menghadirkan beragam warna, mulai dari pop bernuansa dansa hingga aransemen yang lebih tenang. Perpaduan ini memberikan ruang bagi Troye untuk mengeksplorasi berbagai emosi tanpa meninggalkan karakter musik pop yang selama ini melekat pada dirinya.
Baca Juga
Kejutan di Konser The Weeknd! Jennie BLACKPINK Muncul dan Nyanyikan “One of the Girls”
Hiburan
“FF” Mengangkat Kerinduan terhadap Seseorang yang Belum Ditemui
Salah satu lagu yang menonjol dalam album ini adalah “FF”. Lagu tersebut mengangkat perasaan ingin mencintai seseorang yang bahkan belum pernah ditemui.
Alih-alih menceritakan hubungan yang telah berjalan, “FF” berfokus pada harapan akan kehadiran seseorang di masa depan. Perasaan itu muncul dari bayangan tentang hubungan yang diinginkan, meskipun sosok yang dirindukan belum dikenal.
Tema tersebut memberikan sudut pandang berbeda tentang cinta. Kerinduan tidak selalu muncul setelah seseorang kehilangan pasangan atau berpisah dari orang yang dicintai. Perasaan serupa juga dapat hadir ketika seseorang membayangkan hubungan yang belum pernah terwujud.
Secara musikal, lagu ini membawa suasana yang lebih intim dan personal. Pendekatan tersebut memperkuat tema kerinduan yang menjadi salah satu benang merah dalam She's the Best.
Video musik “FF” juga dirilis bersamaan dengan album. Visualnya digarap oleh sutradara Gordon von Steiner dengan pendekatan yang menonjolkan kedekatan, sensualitas, dan atmosfer personal.
Eksplorasi Musik, dari Pop hingga Trip-Hop
She's the Best memperlihatkan eksplorasi musikal Troye Sivan yang lebih luas. Jika album Something to Give Each Other dikenal melalui nuansa pop dansa, karya terbarunya menawarkan variasi suara yang lebih beragam.
Album ini memadukan unsur pop, soft rock, trip-hop, hingga pop orkestra. Perbedaan karakter tersebut menciptakan perpindahan suasana dari lagu yang terasa energik hingga materi yang lebih reflektif.
Troye juga bekerja sama dengan sejumlah penulis lagu dan produser, termasuk Jack Antonoff, George Daniel, Cirkut, Madison Love, Leland, dan Jasper Harris.
Kolaborasi tersebut mendukung eksplorasi produksi dalam album, sekaligus memperluas pendekatan musikal Troye. Ia tetap mempertahankan fondasi pop, tetapi memberikan ruang lebih besar bagi eksperimen dalam aransemen dan penyampaian cerita.
Baca Juga
Lisa BLACKPINK Kembali Cetak Rekor, “SaWaDiKa” Tembus 200 Juta Views dalam 34 Hari
Hiburan
Album Baru Setelah Something to Give Each Other
Sebelum merilis She's the Best, Troye meluncurkan Something to Give Each Other pada 2023. Album tersebut menghadirkan sejumlah lagu populer, termasuk “Rush” dan “One of Your Girls”, yang memperkuat posisinya dalam industri musik pop internasional.
Setelah perilisan album itu, Troye melanjutkan aktivitas panggung dan tampil bersama Charli XCX dalam rangkaian SWEAT Tour pada 2024.
Album ini memuat 12 lagu utama, termasuk “Canada Dry”, “Party”, “I Do This for You”, “Cowboy”, “Embarrassingly”, “Le Boy”, “Sex Star”, “Troye Meets World”, “FF”, “Love So Big It Hurts”, dan “Lost Time” yang menampilkan Lily-Rose Depp.
Kini, melalui She's the Best, ia memasuki fase baru dengan pendekatan yang lebih beragam. Pengalaman tentang kehidupan malam, hubungan antarmanusia, dan kerinduan menjadi bagian dari cerita yang ingin disampaikan melalui musiknya.
Album ini juga memperlihatkan bahwa perjalanan Troye sebagai musisi tidak berhenti pada penciptaan lagu-lagu pop yang mudah diingat. Ia terus mengeksplorasi pengalaman personal dan menerjemahkannya menjadi karya dengan karakter musikal yang berbeda.
Melalui She's the Best, Troye Sivan mengangkat kerinduan sebagai pengalaman yang tidak selalu berawal dari kehilangan. Terkadang, perasaan itu justru muncul dari harapan untuk menemukan seseorang yang belum pernah hadir, tetapi keberadaannya sudah lama dibayangkan.
Baca Juga
Avenged Sevenfold Konser di Jakarta Besok, Ini yang Perlu Disiapkan Penggemar
Hiburan