- • Penyanyi asal Amerika Serikat, Ariana Grande, menjadi sorotan setelah tangkapan layar Instagram Story dari akun terverifikasinya memperlihatkan pertanyaan tentang kata “kokopan” yang tengah viral di Indonesia.
- • Istilah tersebut ramai dibicarakan setelah Presiden Prabowo Subianto keliru mengucapkan kata “kekompakan” saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 21 Oktober 2026.
- • Unggahan Ariana memicu perhatian warganet karena mempertemukan fenomena viral dari pidato Presiden Indonesia dengan perhatian seorang bintang pop internasional.
INFORMASI.COM, Jakarta — Nama penyanyi internasional Ariana Grande ikut menjadi perbincangan setelah tangkapan layar Instagram Story dari akun terverifikasinya memperlihatkan pertanyaan mengenai kata “kokopan”. Istilah yang sebelumnya ramai dibicarakan warganet Indonesia itu menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto keliru mengucapkan kata “kekompakan” dalam pidato di Sidang Kabinet Paripurna pada Rabu (21/10/2026).
Dalam tangkapan layar yang beredar, akun Instagram @arianagrande menampilkan tulisan berbahasa Inggris, “What is Kokopan??” atau “Apa itu kokopan?”. Pada unggahan lainnya, terdapat tulisan “Guys What’s is Kokopan” yang menunjukkan bahwa Ariana mempertanyakan istilah tersebut kepada pengikutnya.
Ariana Grande membagikan story terbaru di Instagram yang berbunyi " What is Kokopan " Diketahui baru baru ini kata Kokopan jadi trending nomer 1 di Dunia https://t.co/kWlvVe5HZ8
— orang stress (@qrivasiii) October 22, 2026
Unggahan itu menarik perhatian karena kata “kokopan” bukan istilah yang lazim digunakan dalam percakapan sehari-hari masyarakat internasional. Di Indonesia, kata tersebut justru sedang ramai diperbincangkan setelah muncul dalam potongan pidato Prabowo yang tersebar di media sosial.
Kemunculan pertanyaan Ariana membuat fenomena yang awalnya berpusat pada pidato kenegaraan kembali mendapat perhatian. Warganet kemudian mengaitkan unggahan sang penyanyi dengan momen salah ucap Prabowo yang menjadi bahan candaan di ruang digital.
Baca Juga
Jakarta Film Week 2026 Resmi Dibuka, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Kota Sinema
Urban
Bagaimana Kata “Kokopan” Menjadi Viral?
Perbincangan mengenai “kokopan” bermula ketika Prabowo memimpin Sidang Kabinet Paripurna untuk mengevaluasi dua tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran. Sidang tersebut berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 21 Oktober 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada para menteri dan anggota Kabinet Merah Putih atas kerja keras serta kontribusi mereka selama menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama tim untuk mencapai tujuan bersama.
Namun, saat hendak mengucapkan kata “kekompakan”, pengucapan Prabowo terdengar seperti “kokopan”. Potongan video yang memperlihatkan momen tersebut kemudian menyebar di media sosial dan mengundang beragam reaksi dari warganet.
Prabowo sebenarnya sedang menyampaikan pesan mengenai pentingnya kekompakan dalam sebuah organisasi. Dalam pidatonya, ia mengatakan, “Saya ingin ucapkan terima kasih atas kekompakan teamwork yang saudara-saudara tunjukkan selama dua tahun ini.”
Ia kemudian menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada kemampuan setiap anggotanya untuk bekerja sama.
Meski pesan utama pidato tersebut berkaitan dengan kinerja kabinet, kekeliruan pengucapan yang terjadi justru menarik perhatian publik. Warganet menyoroti bunyi kata yang terdengar tidak biasa itu dan menjadikannya bahan candaan.
Potongan video tersebut kemudian beredar melalui berbagai platform digital. Kata “kokopan” menjadi sebutan yang digunakan warganet untuk merujuk pada momen salah ucap Prabowo.
Baca Juga
Rute Jakarta Running Festival 2026: Ini Jalur yang Akan Dilalui Peserta
Urban
Ariana Grande Bertanya tentang “Kokopan”
Perhatian Ariana Grande terhadap istilah tersebut menjadi bagian baru dari perbincangan di media sosial. Dalam tangkapan layar yang beredar, penyanyi yang dikenal lewat lagu “Thank U, Next”, “7 Rings”, dan “Into You” itu terlihat mengajukan pertanyaan tentang arti “kokopan”.
Tulisan “What is Kokopan??” memperlihatkan bahwa Ariana mempertanyakan istilah tersebut. Sementara itu, tulisan “Guys What’s is Kokopan” juga mengarahkan pertanyaan kepada pengikutnya.
Kedua unggahan itu kemudian menarik perhatian warganet Indonesia yang sebelumnya sudah mengikuti viralnya potongan pidato Prabowo. Nama Ariana Grande turut menjadi sorotan karena ia merupakan figur publik internasional dengan basis penggemar yang tersebar di berbagai negara.
Meski demikian, pertanyaan Ariana tentang istilah tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa ia mengetahui seluruh konteks politik atau peristiwa yang melatarbelakangi kemunculan kata itu. Tangkapan layar yang beredar hanya memperlihatkan bahwa akun tersebut mempertanyakan arti “kokopan”.
Belum ada keterangan yang menunjukkan apakah Ariana telah memperoleh penjelasan mengenai asal-usul istilah tersebut atau mengetahui bahwa kata itu berkaitan dengan kekeliruan pengucapan Presiden Indonesia.
Baca Juga
Medali JRF 2026 Terinspirasi Lanskap Kota Jakarta, Angkat Elemen Gedung dan Jalanan Ibu Kota
Urban
Apa Arti Kata “Kokopan”?
Dalam konteks viral ini, “kokopan” merujuk pada bunyi yang terdengar ketika Prabowo hendak mengucapkan kata “kekompakan”. Karena itu, istilah tersebut perlu dipahami dengan melihat konteks pidato yang menjadi asal perbincangannya.
Kata “kekompakan” sendiri berarti keadaan kompak, selaras, atau bersatu dalam melakukan sesuatu. Istilah tersebut sesuai dengan pesan Prabowo saat menyampaikan apresiasi kepada jajaran kabinetnya.
Sementara itu, kata Jawa “kokop” atau “ngokop” dikenal dengan makna minum secara langsung dengan menyelupkan mulut ke sumber air. Namun, makna tersebut tidak otomatis menjadikan “kokopan” sebagai bentuk baku dengan arti yang sama.
Dalam pidato Prabowo, kata yang dimaksud adalah “kekompakan”, bukan istilah bahasa daerah yang sengaja digunakan untuk menyampaikan pesan tertentu. Perbedaan antara kata yang dimaksud dan bunyi yang terdengar itulah yang kemudian menarik perhatian warganet.
Fenomena ini menunjukkan bagaimana kekeliruan pengucapan dalam sebuah acara resmi dapat berkembang menjadi tren di media sosial. Potongan video yang singkat membuat satu kata menjadi pusat perhatian, bahkan ketika konteks pidato aslinya membahas persoalan yang lebih luas.
Baca Juga
M2M Bakal Konser di Jakarta pada April 2027, Tiket Mulai Dijual 26 Oktober 2026
Urban