- Home
- Internasional
- Jerman akan Terus Pasok Senjata untuk Israel Tumpas Hamas
Jerman akan Terus Pasok Senjata untuk Israel Tumpas Hamas

INFORMASI.COM, Jakarta - Kanselir Jerman, Olaf Scholz, menjanjikan dukungan penuh untuk Israel. Bahkan, Jerman berjanji terus memasok senjata untuk Israel.
Dalam pidatonya di hadapan parlemen Jerman, Rabu (16/10/2024), Scholz menyalahkan Hamas atas konflik di Timur Tengah. Ia memastikan Jerman akan terus menunjukkan solidaritas untuk memastikan Israel bisa mempertahankan diri.
"Itulah sebabnya kami telah memasok senjata dan persenjataan di masa lalu, itulah sebabnya kami melakukan ini saat ini, dan kami akan melanjutkan pengiriman seperti itu di masa mendatang. Israel selalu dapat mengandalkan kami untuk ini," kata Scholz kepada anggota parlemen.
Prancis Tegaskan Lagi Embargo Senjata ke Israel Bisa Setop Konflik di Timur TengahSebelumnya, media setempat melaporkan bahwa Jerman melanjutkan pengiriman senjatanya ke Israel pekan lalu. Pengiriman senjata dilakukan setelah pemerintah Israel berjanji tidak menggunakan senjata untuk genosida penduduk Gaza.
Partai Hijau, yang merupakan bagian dari koalisi berkuasa Scholz, telah memblokir pengiriman senjata perang ke Israel, beberapa bulan terakhir. Mereka khawatir pengiriman tersebut dapat melanggar hukum internasional.
Wir fühlen mit allen Opfern von Bomben und Zerstörung im Nahen Osten. Das gebietet uns die Humanität. pic.twitter.com/fBWJ5JcICF
— Bundeskanzler Olaf Scholz (@Bundeskanzler) October 16, 2024
Aksi Jerman mengirim lagi senjata ke Israel pun ditentang Ketua Fraksi Parlemen Federal dari partai sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD) Tino Chrupalla.
Di tempat berbeda, Chrupalla menyatakan bahwa dengan memasok senjata ke Israel, Scholz pada dasarnya membiarkan tewasnya semua korban sipil di kedua belah pihak.
Alih-alih berkontribusi pada penyelesaian konflik, menurut Tino, tindakan dukungan militer Jerman kepada Israel ini justru memperburuk situasi di Timur Tengah. Apalagi, serangan Israel terbaru menargetkan Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL).
Macron dan Netanyahu Panas Lagi, Persoalkan Asal-usul Negara IsraelYang perlu Scholz tekankan, kata Tino, seharusnya mengadakan dialog kritis dan objektif dengan Israel. Tujuannya jelas, solusi dua negara bagi Israel dan Palestina.
Untuk diketahui, Jerman telah lama menjadi sekutu kuat Israel. Pejabat pemerintah berulang kali menyatakan bahwa negara tersebut memiliki tanggung jawab khusus atas keamanan Israel karena masa lalu suram kaum Yahudi di bawah kepemimpinan rezim Nazi Jerman. (Anadolu/ANT/X.com)
Komentar (0)
Login to comment on this news