- Home
- Internasional
- Hamas Ancam Akan `Netralkan` Tahanan Perang kalau Israel Lakukan Operasi Penyelamatan
Hamas Ancam Akan `Netralkan` Tahanan Perang kalau Israel Lakukan Operasi Penyelamatan

INFORMASI.COM, Jakarta - Hamas mengancam akan "menetralkan" para tahanan perang. Kelompok bersenjata akan melakukan itu apabila Israel melakukan operasi penyelamatan sandera seperti Juni 2024.
Dikutip dari Al Arabiya, Kamis (5/12/2024), dalam sebuah pernyataan tertanggal 22 November 2024, Hamas memberi tahu para operator untuk tidak mempertimbangkan dampak dari mengikuti instruksi tersebut. Kelompok ini juga menganggap Israel bertanggung jawab atas nasib para sandera.
Trump Ancam Hamas untuk Segera Bebaskan Tawanan PerangPernyataan ini diedarkan oleh unit intelijen sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, kepada faksi-faksinya. Tidak disebutkan juga kapan operasi itu diperkirakan akan terjadi.
Tak ada tanggapan langsung dari Israel. Menurut media Israel, Menteri Luar Negeri Israel Katz, berkata bahwa tekanan pada Hamas meningkat.
"Kami benar-benar akan dapat memajukan kesepakatan penyanderaan," ujar Katz.
Netanyahu Tawarkan Hadiah Rp79 Miliar untuk Siapa Pun yang Bisa Bebaskan Tawanan Hamas di GazaSekadar informasi, operasi penyelamatan Nuseirat berlangsung pada 9 Juni 2024. Pasukan Israel membebaskan 4 orang sandera Hamas. Operasi ini menewaskan lebih dari 200 orang, menurut pejabat Palestina.
Dalam pernyataannya, Hamas juga memberi tahu operator untuk memperketat penjagaan terhadap para tahanan perang. Di bagian "rekomendasi", Hamas menginstruksikan para operator untuk mengaktifkan perintah netralisasi sebagai "tanggapan langsung dan cepat terhadap setiap pergerakan musuh".
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news