- Home
- Internasional
- Sejarah Hari Ini: 30 Desember 1922, Uni Soviet Lahir
Sejarah Hari Ini: 30 Desember 1922, Uni Soviet Lahir

INFORMASI.COM, Jakarta – 30 Desember 1922 Uni Soviet resmi dibentuk. Negara kesatuan itu resmi dibentuk melalui penandatanganan perjanjian yang menggabungkan Rusia, Ukraina, Belarus, dan Transkaukasia (Georgia, Armenia, dan Azerbaijan) menjadi Uni Republik Sosialis Soviet (USSR).
Dikutip dari Britannica dan daily.jstor.org, Senin (30/12/2024), keputusan ini lahir dari revolusi pada 1917 yang menggulingkan Dinasti Romanov.
Pembentukan Uni Soviet merupakan puncak dari serangkaian peristiwa yang dimulai dengan Revolusi Rusia pada 1917, ketika Tsar Nicholas II dari Dinasti Romanov terpaksa turun takhta akibat tekanan sosial, ekonomi, dan politik. Kekuasaan bergeser ke tangan pemerintahan sementara, tetapi Kaum Bolshevik di bawah pimpinan Vladimir Lenin mengambil alih melalui Revolusi Oktober.
Sejarah Kacamata, dari Alat Bantu Melihat hingga Gaya HidupMengusung ideologi Marxisme-Leninisme, mereka mendirikan negara yang berkomitmen untuk menghapuskan ketidaksetaraan kelas dan menciptakan masyarakat tanpa pemilik modal.
Keberhasilan Revolusi Oktober tidak secara langsung membawa stabilitas. Rusia terjerumus dalam perang saudara antara Tentara Merah (pro-Bolshevik) dan Tentara Putih (anti-Bolshevik/loyalis Tsar).

Perang saudara ini berlangsung hingga 1921, menelan jutaan korban jiwa. Tentara Merah meraih kemenangan dan menjadi langkah awal dari berdirinya Uni Soviet.
Pembentukan Uni Soviet
Pada 1922, saat situasi mulai stabil, pimpinan Bolshevik mengambil langkah penting untuk mempersatukan berbagai wilayah bekas Kekaisaran Rusia ke dalam satu federasi.
Sejarah Hari Ini: Belanda Mengakui Kedaulatan IndonesiaPada 30 Desember 1922, Kongres Soviet menyetujui pembentukan Uni Soviet, dengan 4 republik pendiri nya yaitu: Rusia, Ukraina, Belarus, dan Transkaukasia (kini Georgia, Armenia, dan Azerbaijan). Uni Soviet dipimpin oleh Vladimir Lenin.
Uni Soviet menjadi salah satu negara terbesar dan terkuat di dunia, menempati hampir seperenam permukaan daratan bumi. Pada masa jayanya, Uni Soviet mencakup 15 republik sosialis soviet yaitu Armenia, Azerbaijan, Belorussia (kini Belarus), Estonia, Georgia, Kazakhstan, Kirgiziya (kini Kirgistan), Latvia, Lithuania, Moldavia (kini Moldova), Rusia, Tajikistan, Ukraina, dan Uzbekistan. Dengan ibukotanya di Moskow, yang kini menjadi ibu kota Rusia.
Selama tujuh dekade berikutnya, Uni Soviet memainkan peran penting dalam politik global, termasuk dalam Perang Dunia II dan Perang Dingin, sebelum akhirnya bubar pada Desember 1991.
(Penulis: Daffa Prasetia)
Komentar (0)
Login to comment on this news