- Home
- Internasional
- Sejarah Hari Ini: Granada Jatuh ke Tangan Spanyol, Kekuasaan Muslim Berakhir
Sejarah Hari Ini: Granada Jatuh ke Tangan Spanyol, Kekuasaan Muslim Berakhir

INFORMASI.COM, Jakarta - Lebih dari lima abad yang lalu, tepatnya pada 2 Januari 1492, Granada yang menjadi benteng terakhir kekuasaan Muslim di Eropa, menyerah kepada Raja Katolik Ferdinand II dan Isabella I.
Setelah lebih dari delapan abad konflik, babak terakhir dalam Reconquista ditutup dengan jatuhnya Granada, benteng terakhir Muslim di Semenanjung Iberia, ke tangan pasukan Spanyol. Peristiwa ini menandai akhir kekuasaan Islam di wilayah Andalusia.
Dikutip dari laman History, terletak di pertemuan Sungai Darro dan Genil di Spanyol selatan, Granada merupakan benteng terakhir bangsa Moor (Muslim) yang menjadi tersohor pada masa pemerintahan Sultan Almoravid pada abad ke-11.
Sejarah Hari Ini: 31 Desember 1999, Panama Ambil Alih Terusan Panama dari ASPada 1238, penaklukan kembali oleh Kristen memaksa Muslim di Spanyol pindah ke selatan. Kerajaan Granada kemudian didirikan sebagai tempat perlindungan terakhir peradaban Moor.
Granada berkembang secara budaya dan ekonomi selama 200 tahun berikutnya, tetapi pada akhir abad ke-15 perseteruan internal dan monarki Spanyol diperkuat di bawah Ferdinand dan Isabella menyudahi peradaban Moor di Spanyol. Pada 2 Januari 1492, Raja Boabdil menyerahkan Granada kepada pasukan Spanyol.
Pasukan Katolik yang dipimpin oleh Raja Ferdinand II dari Aragon dan Ratu Isabella II dari Kastilia, memasuki kota Granada setelah Emir Muhammad XII, yang dikenal sebagai Boabdil, menyerahkan kunci kota dalam sebuah upacara resmi.
Reconquista telah menjadi prioritas utama Ferdinand dan Isabella sejak mereka menikah pada 1469. Sebagai "Penguasa Katolik" yang dinobatkan oleh paus, pasangan ini melihat penyatuan Spanyol di bawah Katolik sebagai "tugas ilahi".
Sejarah panjang kekuasaan muslim di Semenanjung Iberia dimulai pada 711 ketika Pasukan Umayyah yang dipimpin oleh Tariq bin Ziyad berhasil menaklukkan wilayah ini. Sejak abad ke-11, gerakan reconquista dimulai oleh kerajaan-kerajaan Kristen di utara Iberia.
Granada yang berada di bawah kendali Dinasti Nasrid sejak abad ke-13, menjadi sasaran terakhir setelah kejatuhan kerajaan muslim lain di wilayah tersebut. Selama lebih dari satu dekade, Granada bertahan dengan dukungan politik dan ekonomi dari Kesultanan Utsmaniyah dan dunia Islam lainnya, tetapi akhirnya kalah akibat tekanan militer yang konstan.
(Penulis: Daffa Prasetia)
Komentar (0)
Login to comment on this news