- Home
- Internasional
- Mengapa Trump Ingin Kuasai Greenland?
Mengapa Trump Ingin Kuasai Greenland?

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden terpilih AS, Donald Trump, kembali menjadi sorotan. Ini terjadi setelah dia kembali mengutarakan ingin menguasai Greenland.
Dikutip dari Euro News, Kamis (9/1/2025), dia mengatakan ingin membeli Greenland. Dia menyerukan agar wilayah itu menjadi bagian dari AS.
"Greenland adalah tempat yang luar biasa dan masyarakat akan memperoleh manfaat yang luar biasa jika dan saat tempat itu menjadi bagian dari negara kita," cuit Trump di akun X belum lama ini.
"Kita akan melindunginya dan menghargai dari dunia luar yang kejam. Jadikan Greenland hebat lagi," tambah dia.
Dokumenter Melania Trump Nilainya Rp649 M, Kisah Hidupnya Bikin PenasaranMenanggapi hal ini, Perdana Menteri Greenland, Mute B Egede, menolak gagasan Trump. Egede menyebut ide tersebut tidak masuk akal.
"Kami tidak dijual dan tidak akan pernah dijual. Kami tidak boleh kalah dalam perjuangan selama bertahun-tahun," kata dia.
Sekadar informasi, Greenland merdeka dari Denmark pada 1979.
Lalu, mengapa Trump bersikukuh ingin membeli Greenland?
Dikutip dari NPR, tak jelas apa ambisi Trump membeli Greenland. Belum lama ini, dia berkata AS memerlukan daerah itu dan Terusan Panama untuk keamanan ekonomi.
Para pakar mengatakan Greenland memiliki nilai yang besar, baik geopolitik maupun sumber mineral yang penting untuk negara dalam jangka panjang.
"Dari perspektif Arktik, Greenland adalah mata kita untuk melihat segala sesuatu yang terjadi, termasuk di Rute Laut Utara, yang dikendalikan oleh Rusia," kata Amanda Lynch, profesor ilmu bumi di Universitas Brown, kepada NPR.
Trump Ancam Hamas untuk Segera Bebaskan Tawanan PerangLynch berkata Greenland punya banyak sumber daya, seperti hidrokarbon, uranium, dan logam tanah jarang. Akses ke logam tanah jarang penting bagi negara mana pun ketika bicara tentang transisi energi hijau.
Trump, kata dia, tak mungkin bisa menguasai Greenland. Yang bisa dilakukan adalah AS bekerja sama dengan pemerintah Greenland.
"Jika kita adalah aktor positif di bidang itu, saya pikir itu adalah jalan yang lebih positif dan juga lebih mungkin untuk maju," kata Lynch.
(Penulis: Hanun Rifda Arabella)
Komentar (0)
Login to comment on this news