AS Tidak Akan Kerahkan Pasukan untuk Lucuti Senjata Hamas

AS Tidak Akan Kerahkan Pasukan untuk Lucuti Senjata Hamas
Foto: Istimewa

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menegaskan bahwa Washington tidak akan mengerahkan pasukan ke Jalur Gaza untuk melucuti senjata kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Tanggung Jawab Hamas dan Israel

  • Dalam wawancara di acara Sunday Morning Futures di Fox News, Minggu (19/10/2025), Trump menolak kemungkinan pengerahan militer AS ke Gaza.
  • Trump menyebut tanggung jawab pelucutan senjata akan berada di tangan Hamas dan Israel dengan dukungan penuh dari AS.
  • Trump menegaskan fokus utama AS adalah memastikan pelaksanaan gencatan senjata berjalan sesuai kesepakatan tanpa intervensi militer langsung.

Kami tidak akan mengerahkan pasukan ke lapangan [Gaza]. Tak ada alasan untuk itu.

— Trump mengatakan.

Belum Ada Batas Waktu

Trump mengatakan dirinya belum menetapkan tenggat waktu bagi Hamas untuk menyerahkan senjata sesuai kesepakatan gencatan senjata Gaza yang dirancang pemerintahannya.

Ia menambahkan, AS akan mengambil tindakan bila Hamas tidak memenuhi komitmen pelucutan senjata.

Saya tidak memberikan batas waktu yang tegas, tetapi kami akan melihat bagaimana semuanya berjalan. 

— Trump mengatakan.

Presiden AS, Donald Trump, menjadi pembicara utama dalam KTT Perdamaian Timur Tengah di Mesir, Senin (13/10/2025). Foto: BPMI Setpres
Presiden AS, Donald Trump, menjadi pembicara utama dalam KTT Perdamaian Timur Tengah di Mesir, Senin (13/10/2025). Foto: BPMI Setpres

Trump Dorong Fase Rekonstruksi

Trump menegaskan bahwa gencatan senjata dan pelucutan senjata hanyalah awal dari proses lebih panjang untuk memulihkan Gaza.

  • AS akan membantu membentuk pemerintahan sipil baru yang “independen dari Hamas.”
  • Program rekonstruksi akan melibatkan negara-negara Teluk dan lembaga keuangan internasional.
  • Trump menyebut model Gaza pasca-perang akan “mirip Marshall Plan” untuk kebangkitan Eropa setelah Perang Dunia II.

Mereka (Hamas) mengatakan akan melakukannya. Jika terpaksa, kami akan melucuti senjata mereka, entah itu oleh kami, AS, atau proksi seperti Israel.

— Trump menegaskan.

Isi Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza

Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang dicapai awal Oktober 2025 terdiri atas 20 poin utama berdasarkan rencana yang diinisiasi Trump.

Isi utamanya:

  • Tahap pertama: pertukaran sandera Israel dengan tahanan Palestina.
  • Tahap kedua: rekonstruksi Gaza dengan dukungan internasional.
  • Tahap ketiga: pembentukan pemerintahan baru Gaza tanpa melibatkan Hamas sebagai aktor politik maupun militer.

Ini langkah besar menuju stabilitas Timur Tengah pasca satu dekade konflik.

— Trump berujar. 

Dampak Kemanusiaan Agresi Israel

Sejak agresi militer Israel dimulai pada Oktober 2023, situasi di Gaza memburuk secara drastis.

Fakta di lapangan:

  • Hampir 68.000 warga Palestina tewas, mayoritas perempuan dan anak-anak.
  • Infrastruktur dasar seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah hancur.
  • PBB menyebut lebih dari 80% penduduk Gaza kini hidup tanpa akses air bersih, listrik, dan layanan medis layak.

(Aljazeera/Anadolu/Fox)

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.