Kapal Perang AS Mulai Dekati Perairan Venezuela, Picu Perang Baru?

Kapal Perang AS Mulai Dekati Perairan Venezuela, Picu Perang Baru?
Foto: Istimewa

INFORMASI.COM, Jakarta - Kapal perang Amerika Serikat tiba di ibu kota Trinidad dan Tobago pada Minggu (26/10/2025). 

Kapal perusak berpeluru kendali USS Gravely berlabuh di Pelabuhan Spanyol, bergabung dengan kapal induk USS Gerald R. Ford yang mulai mendekati wilayah laut Venezuela.

  • Pemerintah AS menyebut kehadiran dua kapal itu sebagai bagian dari operasi pemberantasan narkotika di kawasan Karibia.
  • USS Gravely dijadwalkan bertahan di ibu kota Trinidad hingga Kamis untuk latihan gabungan antara militer AS dan Trinidad dan Tobago.
  • Namun, Venezuela menilai langkah itu sebagai tindakan provokatif dan berpotensi memicu benturan bersenjata.

Bisa Picu Perang Baru

Pengerahan kapal perang itu membuat ketegangan AS dan Venezuela meningkat. Pemerintah Venezuela menilai langkah ini sebagai ancaman langsung bagi stabilitas kawasan Karibia.

  • Presiden Nicolás Maduro mengecam langkah AS mengerahkan kapal perang ke dekat Amerika Latin sebagai bentuk provokasi yang berpotensi memicu konflik besar.
  • Pemerintah Venezuela menyebut kehadiran USS Gravely sebagai “provokasi permusuhan terhadap Venezuela dan ancaman serius bagi perdamaian Karibia.”
  • Caracas menuduh AS merencanakan operasi bendera palsu untuk melegitimasi aksi militer langsung terhadap Venezuela.
  • Pemerintah menyatakan kesiapan menghadapi setiap ancaman dengan penguatan militer nasional di sepanjang garis pantai.

Amerika Serikat sedang berupaya memicu perang abadi baru melawan bangsa kami.

— Nicolás Maduro, Presiden Venezuela, dalam siaran televisi nasional pada Minggu (26/10/2025).

Militer Venezuela Penuhi Garis Pantai

Menanggapi pengerahan kapal AS, Venezuela mengumumkan kesiagaan militer penuh di seluruh pesisir.

  • Pada Kamis (24/10), Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino López, menyatakan bahwa militer akan melakukan operasi pengintaian, pengawasan udara, patroli drone, serta manuver amfibi.
  • Presiden Maduro mengatakan Venezuela memiliki lebih dari 5.000 rudal anti-pesawat Igla-S buatan Rusia, yang disebut sebagai bagian dari pertahanan strategis nasional.
  • Latihan militer besar-besaran itu diklaim bertujuan menjaga perdamaian dan ketenangan rakyat Venezuela.

Setiap kekuatan militer di dunia tahu kehebatan Igla-S, dan Venezuela memiliki tidak kurang dari 5.000 unit.

— Nicolás Maduro dalam pidato kenegaraan di Caracas, Kamis (24/10).

Operasi Darat ke Venezuela

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, juga mengatakan bahwa operasi pemberantasan narkoba yang dilakukan AS akan diperluas hingga ke daratan Amerika Selatan, termasuk ke wilayah Venezuela.

  • Dalam konferensi pers pada Kamis (23/10), Trump menegaskan bahwa narkoba yang tiba melalui laut hanya sekitar 5 persen.
  • Ia mengatoperasi selanjutnya akan berfokus pada jaringan darat.
  • Trump juga meminta Menteri Perang Pete Hegseth untuk segera melapor ke Kongres mengenai rencana tersebut.

Narkoba yang tiba melalui laut hanya sekitar 5 persen dari kondisi setahun yang lalu, kurang dari 5 persen … Operasi akan berlanjut ke darat.

— Trump dalam konferensi pers di Washington, Kamis (23/10).

Kolombia Juga Protes

Operasi data yang dikerahkan Trump membuat Amerika Latin semakin tengang. Presiden Kolombia, Gustavo Petro, mengecam potensi operasi militer AS di wilayahnya.

  • Petro menyebut operasi darat dengan dalih pemberantasan narkoba sebagai tindakan invasi yang melanggar kedaulatan nasional.
  • Ia juga mengkritik serangan udara AS terhadap kapal pengangkut narkoba di Samudra Pasifik, yang menewaskan sekitar 30 orang.
  • Kementerian Luar Negeri Kolombia merilis pernyataan resmi yang mendesak AS menghentikan serangan dan menghormati hukum internasional.

Setiap kemungkinan tindakan militer AS di wilayah Kolombia dengan dalih memerangi perdagangan narkoba merupakan invasi dan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional.

— Gustavo Petro, Presiden Kolombia, dalam konferensi pers di Bogotá, Kamis (24/10/2025).

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.