Muslim Berpengaruh di Dunia: Anwar Ibrahim Ranking 10, Prabowo Peringkat 15

Muslim Berpengaruh di Dunia: Anwar Ibrahim Ranking 10, Prabowo Peringkat 15
Presiden Prabowo Subianto bersama PM Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: BPMI Setpres

INFORMASI.COM, Jakarta - Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, masuk dalam 10 besar tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia tahun 2025 versi Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC), lembaga riset strategis Islam yang berbasis di Kerajaan Yordania.

Naik Peringkat

Laporan The World’s 500 Most Influential Muslims 2025 menempatkan Anwar di posisi ke-10, naik dari peringkat ke-15 pada tahun sebelumnya.

  • RISSC menyebut kenaikan ini sebagai pengakuan atas kepemimpinan Anwar yang semakin berpengaruh di tingkat global.
  • Anwar juga berada di posisi ke-7 dalam kategori khusus “pemimpin dan politisi Islam paling berpengaruh”, naik dari posisi ke-9 tahun lalu.
  • Dalam kategori ini, Anwar berada di atas Presiden Indonesia Prabowo Subianto (posisi ke-10) dan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi (posisi ke-13).

Kenaikan peringkat ke posisi ke-10, dari posisi ke-15 pada daftar tahun sebelumnya, menandakan semakin besarnya pengakuan internasional atas kepemimpinan Anwar dan meningkatkan kedudukan Malaysia di panggung global.

— Pernyataan dalam publikasi RISSC, Yordania.

Pengaruh Anwar

RISSC menilai pengaruh seorang tokoh berdasarkan kemampuannya menciptakan perubahan signifikan di dunia Muslim, baik secara politik, kultural, finansial, maupun ideologis.

  • Profil Anwar menyoroti perannya dalam meredakan ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja, memperkuat citra Malaysia sebagai perantara perdamaian.
  • Ia juga dinilai sebagai pendukung vokal perjuangan Palestina melawan pendudukan Israel.-
  • Peringkat ini menilai dampak tokoh berdasarkan signifikansi pengaruhnya, yang bisa bernilai positif maupun negatif tergantung perspektif.

Tokoh Dunia dalam Daftar RISSC 2025

Publikasi RISSC menampilkan 50 tokoh Muslim paling berpengaruh di dunia. Berikut sebagian daftar 20 besar:

  1. 1.
    Emir Qatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani
  2. 2.
    Mufti dan cendekiawan Pakistan, Hakim Syeikh Muhammad Taqi Usmani
  3. 3.
    Ulama dan pendiri Dar Al-Mustafa, Yaman, Syekh Al-Habib Umar bin Hafiz
  4. 4.
    Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Agung Sayyid Ali Khamenei
  5. 5.
    Raja Yordania, Raja Abdullah II Ibn Al-Hussein
  6. 6.
    Syekh Besar Universitas Al-Azhar, Mesir, Dr. Ahmad Muhammad Al-Tayyeb
  7. 7.
    Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan
  8. 8.
    Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud
  9. 9.
    Presiden Uni Emirat Arab, Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan
  10. 10.
    Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Anwar Ibrahim
  11. 11.
    Marja dari Hawza, Najaf, Irak, Ayatollah Agung Sayyid Ali Hussein Al-Sistani
  12. 12.
    Raja Maroko, Raja Mohammed VI
  13. 13.
    Cendekiawan dan pendidik, Arab Saudi, Sheikh Salman Al-Ouda
  14. 14.
    Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman bin Abdulaziz Al-Saud
  15. 15.
    Presiden Indonesia, Prabowo Subianto
  16. 16.
    Presiden Jamiat Ulema-e-Hind, India, Maulana Mahmood Madani
  17. 17.
    Sultan Sokoto, Nigeria, Syekh As-Sultan Muhammadu Sa’adu Abubakar III
  18. 18.
    Presiden Forum untuk Mempromosikan Perdamaian di Masyarakat Muslim, Mauritania, Sheikh Abdullah bin Bayyah
  19. 19.
    Ketua PBNU Indonesia, Yahya Cholil Staquf
  20. 20.
    Direktur Organisasi Intelijen Nasional Turki, Dr. Ibrahim Kalin

(Bernama)

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.