INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menandatangani perintah eksekutif baru menurunkan tarif impor barang dari China. Jika sebelumnya AS menetapkan tarif impor barang China 20 persen, kini hanya 10 persen.
- •Penurunan tarif impor itu tertuang dalam perintah eksekutif bernomor 14195.
- •Trump menegaskan bahwa pengurangan tarif diberlakukan atas dasar komitmen kerja sama China untuk menekan aliran fentanil ke Amerika Serikat.
- •Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping pekan lalu.
- •Tarif 10 persen itu berlaku efektif 10 November 2025. Setelah penurunan ini, total tarif untuk barang-barang asal China akan turun menjadi 47 persen.
“ Sehubungan dengan komitmen RRC, Amerika Serikat berjanji menurunkan tarif impor tambahan yang dihitung berdasarkan nilai barang (tarif ad valorem) dari 20 menjadi 10 persen sesuai Perintah Eksekutif 14195, berlaku efektif mulai 10 November 2025. ”
— Bunyi Perintah Eksekutif 14195.
Hasil Pertemuan Trump dan Xi Jinping
Penurunan tarif ini merupakan hasil langsung dari perundingan bilateral antara Trump dan Xi di Korea Selatan, pekan lalu.
Kedua pemimpin sepakat membuka jalur kerja sama baru untuk mengatasi penyelundupan fentanil, narkotika sintetis yang menjadi penyebab utama krisis overdosis di AS.
“ Setelah perundingan dengan Xi pekan lalu, Amerika Serikat akan mengurangi tarif yang dikenakan kepada China akibat situasi fentanil dari 20 persen menjadi 10 persen. ”
— Donald Trump, Presiden AS, di Gedung Putih, Kamis (30/10/2025).
Trump: China Hentikan Aliran Fentanil
Melalui akun Truth Social, Trump menegaskan bahwa Beijing telah menunjukkan keseriusannya untuk bekerja sama dalam memerangi peredaran fentanil di Amerika Serikat.
“ Beijing telah menyatakan dengan tegas bahwa mereka akan bekerja sama dengan kami untuk menghentikan aliran fentanil ke negara kami. ”
— Donald Trump, dalam unggahan di Truth Social, Selasa (4/11/2025).