INFORMASI.COM, Jakarta - Pemerintah Thailand menuntut permintaan maaf resmi dari Kamboja setelah insiden ledakan ranjau darat di wilayah perbatasan yang melukai tentaranya. Insiden itu memicu penangguhan sementara pakta perdamaian kedua negara yang baru disepakati bulan lalu.
Tiga Desakan dari Thailand
Bangkok mendesak Phnom Penh untuk mengambil tindakan konkret atas insiden yang terjadi di wilayah Huai Tamaria, Distrik Kantharalak.
- •Pemerintah Thailand meminta pernyataan penyesalan resmi dari Kamboja.
- •Penyelidikan menyeluruh atas penyebab dan pelaku peledakan ranjau.
- •Langkah pencegahan konkret agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
- •Tentara Thailand menuduh pasukan Kamboja menanam ranjau anti-personel PMN-2 “baru-baru ini” di area tersebut.
“ Bangkok meminta Phnom Penh untuk menyampaikan pernyataan penyesalan, melakukan penyelidikan menyeluruh, dan menerapkan langkah pencegahan agar insiden serupa tidak terulang. ”
— Nikorndej Balankura, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, dikutip dari Thai Enquirer, Rabu.
Kamboja Bantah Tuduhan Ranjau
Kamboja menolak tuduhan bahwa tentaranya menanam ranjau baru, namun mengaku menyesal atas kejadian yang melukai tentara Thailand.
- •Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kamboja, Letnan Jenderal Maly Socheata, menegaskan bahwa insiden terjadi di “ladang ranjau lama” sisa konflik masa lalu.
- •Kamboja menyatakan telah berkomitmen pada upaya pembersihan ranjau di wilayah perbatasan.
- •Pemerintah Phnom Penh menyebut tuduhan Thailand sebagai “klaim tanpa dasar.”
“ Patroli pasukan Thailand dilakukan di area ladang ranjau yang tersisa dari konflik masa lalu. ”
— Letnan Jenderal Maly Socheata, Jubir Kemenhan Kamboja, dalam laporan Khmer Times, yang dikutip Rabu.
Penangguhan Pakta Damai
Sebagai langkah pembalasan diplomatik, Thailand menangguhkan implementasi perjanjian damai yang baru ditandatangani kedua negara di Kuala Lumpur bulan lalu.
- •Bangkok telah melayangkan protes diplomatik melalui sambungan telepon.
- •Surat resmi akan dikirim kepada Kamboja, Jepang, Sekjen PBB, Amerika Serikat, Malaysia (selaku ketua ASEAN), serta negara anggota lainnya.
- •Pemerintah Thailand juga menunda pembebasan 18 tentara Kamboja yang ditahan sejak bentrokan perbatasan pada Juli.
Sebelumnya, Thailand dan Kamboja menandatangani pakta damai bilateral di Kuala Lumpur bulan lalu untuk memperkuat stabilitas kawasan.
- •Perjanjian tersebut disaksikan oleh Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
- •Pakta itu dirancang untuk mempercepat penyelesaian sengketa perbatasan dan memperluas kerja sama keamanan.
- •Namun, ledakan ranjau di perbatasan kini mengancam kembalinya hubungan panas kedua negara yang telah lama tegang akibat warisan konflik masa lalu.