PBB Berduka atas Bencana di Sumatra dan Negara Asia, Tawarkan Bantuan

PBB Berduka atas Bencana di Sumatra dan Negara Asia, Tawarkan Bantuan
Warga menyaksikan sejumlah rumah rusak tertimbun lumpur dan sampah kayu pascabanjir bandang di Desa Manyang Cut, Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie, Aceh, Kamis (27/11/2025). Foto: ANTARA/Ampelsa

INFORMASI.COM, Jakarta - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan duka cita mendalam atas banyaknya korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Indonesia serta sejumlah negara Asia Tenggara dalam beberapa hari terakhir.

Sekretaris Jenderal Antonio Guterres amat berduka cita atas jatuhnya korban jiwa akibat banjir dan longsor yang parah di Sri Lanka, Indonesia, Thailand, dan Malaysia.

— Stephane Dujarric, Juru Bicara PBB, dalam konferensi pers di Markas PBB, New York, Selasa (2/12/2025).

Solidaritas dan Kesiapan Bantuan

Menurut Dujarric, PBB tidak hanya menyampaikan belasungkawa, tetapi juga menyatakan kesiapan mendukung langkah kemanusiaan di negara yang terdampak.

Poin penting yang disampaikan:

  • PBB menyatakan solidaritas kepada para korban dan keluarga.
  • Kesiapan dukungan mencakup operasi penyelamatan dan bantuan darurat.
  • Komunikasi intensif dilakukan dengan pemerintah tiap negara terdampak.

PBB berkomunikasi secara dekat dengan otoritas di negara-negara tersebut dan, tentu saja, selalu siap mendukung operasi penyelamatan dan tanggap bencana.

— Stephane Dujarric mengatakan.

Data Korban di Negara-Negara Terdampak

Sejumlah negara mencatat lonjakan korban jiwa dalam waktu singkat akibat banjir besar dan longsor.

Update per Selasa (2/12) yang diterima PBB:

  • Indonesia:
    • 744 korban tewas
    • 551 orang dinyatakan hilang
    • Data berasal dari BNPB dan mencakup wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh.
  • Sri Lanka:
    • 410 korban tewas
    • 336 orang hilang
    • Berdasarkan laporan pusat penanganan bencana setempat.
  • Thailand:
    • 140 korban tewas
    • Menteri Kesehatan Thailand Pattana Promphat menyangkal laporan kematian mencapai ribuan, sebagaimana diberitakan The Nation.
  • Malaysia:
    • 3 korban meninggal
    • Berdasarkan laporan pusat komando bencana nasional.

Sekretaris Jenderal mengungkapkan belasungkawa yang mendalam kepada para korban dan menyatakan bersolidaritas kepada semua yang terdampak banjir besar tersebut.

— Stephane Dujarric mengungkapkan.

(ANT)

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.