- • Pemerintah Amerika Serikat meminta pemerintah interim Venezuela menghentikan kerja sama dengan empat negara, termasuk Rusia dan China.
- • Tuntutan AS juga mencakup kerja sama eksklusif dalam produksi dan penjualan minyak bersama Washington.
- • JD Vance, menuturkan ada keterhubungan antara minyak yang diproduksi Venezuela dengan pendanaan narkoterorisme.
INFORMASI.COM, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat mendesak pemerintah interim Venezuela untuk menghentikan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba.
Selain itu, Venezuela bekerja sama secara eksklusif dengan Amerika Serikat dalam produksi minyak serta memberikan preferensi kepada Washington ketika menjual minyak mentah.
Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, menuturkan ada keterhubungan antara minyak yang diproduksi Venezuela dengan pendanaan narkoterorisme.
Berbicara kepada Salem News Channel, Selasa (6/1), Vance menyatakan dilancarkan AS dalam beberapa hari terakhir, termasuk penangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, untuk membatasi narkoba sekaligus memperluas kendali Amerika atas sumber daya energi global.
Apalagi, Vance berkata, kebijakan Venezuela sebelumnya telah memberi akses kepada pesaing asing untuk mendapatka energi murah. Vance menuding dana hasil penjualan minyak tersebut digunakan untuk aktivitas yang mengancam keamanan AS.
“ Siapa pun pemimpin negara itu nantinya, dia harus mau bekerja sama dengan Amerika Serikat. ”
— JD Vance, Wakil Presiden AS, kepada Salem News Channel, Selasa (6/1/2026).
AS Tuding Venezuela Bikin Harga Minyak Semrawut
Vance menyebutkan bahwa operasi militer tersebut tidak hanya menargetkan aspek keamanan nasional AS, tetapi juga diharapkan berdampak pada harga energi di Amerika Serikat.
Selama ini, kata Vance, aktivitas perdagangan minyak antara Venezuela dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba membuat AS kekurangan pasokan minyak mentah sehingga membuat harga minyak di dalam Negeri Paman Sam mahal. Tindakan itu, kata Vance, sangat merugikan AS.
“ Saya pikir ini akan menyelamatkan nyawa. Ini akan berarti harga bensin dan energi yang lebih murah bagi warga Amerika. ”
— JD Vance mengungkapkan.
Karena itu, Vance menambahkan, operasi militer AS di Venezuela dan penangkapan Maduro bisa memungkinkan AS memiliki kendali lebih besar atas sumber daya energi dunia. Hal itu, kata Vance, bisa memberikan hasil ekonomi yang lebih baik bagi rakyat AS.
“ Yang memungkinkan kita, tentu saja, mencapai hasil ekonomi yang lebih baik bagi rakyat kita, serta menggunakan sumber daya energi tersebut sebagai alat tawar untuk mewujudkan perdamaian dan kemakmuran yang lebih besar. ”
— JD Vance menerangkan.