- • Kementerian Luar Negeri RI memfasilitasi pemulangan 91 WNI korban sindikat penipuan daring dari Myawaddy, Myanmar, pada 30 Januari 2026.
- • Pemulangan tersebut merupakan gelombang keempat setelah tiga tahap evakuasi sebelumnya sejak Desember 2025.
- • Total WNI yang telah dipulangkan dari Myanmar melalui rangkaian evakuasi mencapai 291 orang.
INFORMASI.COM, Jakarta - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia kembali memfasilitasi pemulangan warga negara Indonesia yang terjebak sindikat penipuan daring di Myawaddy, Myanmar. Sebanyak 91 WNI dipulangkan pada Jumat (30/1/2026) pagi.
Pemulangan tersebut menjadi gelombang keempat evakuasi WNI dari wilayah Myawaddy. Kementerian Luar Negeri menyampaikan bahwa proses ini menyusul pemulangan gelombang ketiga yang dilaksanakan pada 21-22 Januari 2026.
“ Pemulangan ini merupakan gelombang keempat evakuasi dari wilayah Myawaddy, menyusul pemulangan gelombang ketiga yang dilakukan pada 21-22 Januari 2026. ”
— Pernyataan Kemenlu RI, Jumat (30/1/2026).
Kementerian Luar Negeri juga menjelaskan bahwa keberhasilan pemulangan 91 WNI tersebut merupakan hasil dari proses panjang dan intensif. Proses tersebut dilaksanakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Yangon dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bangkok.
Dalam pernyataannya, Kemlu RI menyebutkan bahwa koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga dilakukan untuk memastikan aspek penegakan hukum dan pencegahan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Koordinasi tersebut melibatkan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Bareskrim Polri, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Direktorat Jenderal Imigrasi, serta Kementerian Sosial.
Kemlu RI menyampaikan bahwa sebagian WNI yang telah dipulangkan menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dengan aparat penegak hukum.
Kerja sama tersebut dilakukan dengan melaporkan pihak-pihak yang diduga menjadi perekrut mereka hingga akhirnya terjerat dalam jaringan sindikat penipuan daring.
Dalam kesempatan yang sama, Kemenlu mengimbau masyarakat Indonesia, khususnya calon pekerja migran, agar mengikuti prosedur resmi apabila hendak bekerja di luar negeri. Kemlu juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia maupun di negara tujuan.
Rangkaian pemulangan WNI dari Myawaddy telah berlangsung sejak akhir 2025. Pada gelombang pertama, sebanyak 56 WNI dipulangkan dari Myanmar pada 8 Desember 2025 dan tiba di Jakarta melalui Bangkok pada 9 Desember 2025.
Selanjutnya, pada gelombang kedua, sebanyak 54 WNI dipulangkan dan tiba di Indonesia pada 13 Desember 2025. Pada gelombang ketiga, sebanyak 90 WNI kembali dari wilayah perbatasan Myanmar–Thailand dan tiba di Indonesia pada 22 Januari 2026.
Dengan pemulangan gelombang keempat pada 30 Januari 2026, jumlah total WNI yang telah dipulangkan dari Myanmar tercatat sebanyak 291 orang.