Donald Trump Ucapkan Selamat Ramadan: Saya Panjatkan Doa untuk Kebahagiaan dan Perdamaian Dunia

Donald Trump Ucapkan Selamat Ramadan: Saya Panjatkan Doa untuk Kebahagiaan dan Perdamaian Dunia
Donald Trump berpidato dalam acaram Jamuan Doa Nasional ke-74, Kamis (5/2/2026). Foto: Yahoo

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengucapkan selamat menjalankan bulan suci Ramadan bagi umat Islam di seluruh dunia. Pernyataan Trump dirilis melalui situs resmi pemerintah AS, Selasa (17/2/2026) Waktu AS.

Berikut ucapan Donald Trump saat menyampaikan ucapan selamat kepada umat Muslim menyambut Ramadan:

"Hari ini, saya menyampaikan salam dan harapan terbaik saya kepada semua yang merayakan Ramadan.

Setiap Ramadan merupakan musim yang penuh penghormatan akan pembaruan spiritual, meditasi reflektif, dan apresiasi atas berkah Allah yang tak terhitung jumlahnya. Waktu suci ini bagi banyak warga Amerika menekankan doa dan puasa, memperkuat ikatan keluarga dan komunitas, serta menegaskan nilai-nilai bersama kita tentang kasih sayang, amal, belas kasihan, dan kerendahan hati.

Hak yang diberikan Tuhan untuk beribadah secara bebas adalah ciri khas Bangsa kita dan pilar kemakmuran dan kekuatan kita. Karena alasan ini, setiap hari, Pemerintahan saya memastikan bahwa semua warga negara dapat menjalankan keyakinan mereka, mengikuti hati nurani mereka, dan beribadah secara bebas—karena kebebasan beragama berarti kebebasan untuk menjalankan agama Anda dengan bangga dan tanpa takut akan penganiayaan.

Di musim rahmat dan kebaikan ini, saya memanjatkan doa untuk kebahagiaan dan kepuasan di rumah, persatuan dan perdamaian di seluruh dunia, dan berkah di tahun yang akan datang."

Muslim di AS Awali Ramadan 18 Februari

Untuk umat Islam di Amerika Serikat, Fiqh Council of North America (FCNA) bersama Islamic Society of North America (ISNA) mengumumkan Ramadan diperkirakan dimulai pada 18 Februari 2026. Penentuan tersebut menggunakan perhitungan astronomi terkait posisi bulan saat matahari terbenam.

FCNA menyatakan bahwa pada saat matahari terbenam, elongasi bulan mencapai sedikitnya 8 derajat dan posisi bulan berada minimal 5 derajat di atas cakrawala agar dapat terlihat. Para astronom memprediksi hilal akan terlihat pada malam 17 Februari, sehingga hari berikutnya menjadi awal puasa Ramadan di Amerika Utara.

Menurut Pew Research Center, Muslim di Amerika Serikat berjumlah sekitar 1,1 persen dari total populasi atau sekitar 3,45 juta orang. Umat Islam di AS terdiri dari latar belakang etnis yang beragam, termasuk komunitas Afrika-Amerika, Arab dan Timur Tengah, Latino, Asia, serta warga kelahiran Amerika maupun imigran.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.