Presiden Jerman Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Pelanggaran Hukum Internasional

Presiden Jerman Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Pelanggaran Hukum Internasional
Presiden Federal Jerman, Frank-Walter Steinmeier.
Ikhtisar
  • • Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier menyebut serangan AS dan Israel ke Iran sebagai pelanggaran hukum internasional.
  • • Ia menilai konflik tersebut bisa dihindari dan tidak diperlukan untuk mencegah program nuklir Iran.
  • • Iran merespons dengan kritik terhadap standar ganda Barat, namun tetap memuji sikap Steinmeier.

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Frank-Walter Steinmeier menyatakan serangan militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai pelanggaran hukum internasional sekaligus kesalahan politik yang serius.

Pernyataan tersebut disampaikan Steinmeier dalam sebuah acara peringatan 75 tahun pembentukan kembali Kementerian Luar Negeri Jerman pada Selasa (24/3/2026).

Ia menegaskan bahwa konflik tersebut seharusnya dapat dihindari apabila tujuannya adalah mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Tekankan Pentingnya Hukum Internasional

Steinmeier menekankan bahwa hukum internasional tetap menjadi dasar utama dalam menjaga stabilitas global, khususnya bagi Jerman dan kawasan Eropa.

Menurutnya, tanpa kerangka hukum dan aturan, Eropa akan kehilangan arah karena Uni Eropa sendiri dibangun di atas prinsip tersebut.

Selain itu, ia juga menyoroti ketegangan dalam hubungan transatlantik sejak dimulainya masa jabatan kedua Presiden AS Donald Trump.

Steinmeier menyerukan agar negara-negara Eropa mulai mengurangi ketergantungan, terutama dalam sektor keamanan dan teknologi.

“Mewujudkan kedaulatan Eropa di bidang pertahanan dan teknologi adalah sebuah proyek yang akan memakan waktu beberapa generasi untuk diselesaikan,” ujar Steinmeier.

Ia menambahkan bahwa besarnya tantangan tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menunda langkah strategis.

Thumbnail Donald Trump Klaim AS Menangi Perang Melawan Iran, Kini AS-Iran Mau Berunding?
i

Baca Juga

Donald Trump Klaim AS Menangi Perang Melawan Iran, Kini AS-Iran Mau Berunding?

Video

Iran Kritik Standar Ganda Barat

Pernyataan Steinmeier mendapat tanggapan dari Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi.

Araghchi menilai praktik hukum internasional saat ini telah kehilangan makna akibat adanya standar ganda yang diterapkan oleh negara-negara Barat dalam berbagai konflik global.

Ia menyinggung sikap Barat terhadap konflik di Gaza serta dinamika antara Ukraina dan Rusia sebagai contoh ketidakkonsistenan tersebut.

“Mereka juga bungkam terhadap agresi Israel-AS terhadap Iran,” kata Araghchi melalui akun X miliknya, Selasa (24/3/2026).

Meski demikian, Araghchi tetap memberikan apresiasi terhadap sikap Presiden Jerman yang secara terbuka mengkritik serangan tersebut.

“Presiden Steinmeier patut dipuji karena mengutuk pelanggaran terhadap warga Iran. Mereka yang menjunjung tinggi supremasi hukum juga harus bersuara,” kata Araghchi.

Thumbnail Menlu Iran: Kami Tidak Takut, Kami Tunggu Tentara AS Mendarat di Iran
i

Baca Juga

Menlu Iran: Kami Tidak Takut, Kami Tunggu Tentara AS Mendarat di Iran

Video

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.