Ini 10 Syarat Iran untuk Gencatan Senjata dengan AS yang Disepakati Donald Trump

Ini 10 Syarat Iran untuk Gencatan Senjata dengan AS yang Disepakati Donald Trump
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, saat diwawancarai NBC News.
Ikhtisar
  • Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan Iran akan menyetujui penghentian serangan terhadap aset AS dan Israel.
  • Setidaknya, Pemerintah Iran mengajukan 10 poin syarat gencatan senjata, di antaranya pembayaran kompensasi rekonstruksi dan pencabutan sanksi.
  • Iran siap membuka Selat Hormuz agar bisa dilalui kapal selama dua pekan, dengan koordinasi teknis dari angkatan bersenjata.

INFORMASI.COM, Jakarta – Pemerintah Iran akhirnya angkat bicara menanggapi tawaran gencatan senjata dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa negaranya bersedia menghentikan ketegangan dengan satu syarat utama: serangan terhadap Iran benar-benar dihentikan.

Pernyataan Araghchi itu keluar hanya beberapa saat setelah Trump mengumumkan di Truth Social bahwa AS dan Iran akan menjalani masa jeda militer selama dua pekan. Dalam pengumumannya, Trump mensyaratkan Iran segera membuka total Selat Hormuz untuk lalu lintas maritim.

"Jika serangan terhadap Iran dihentikan, selama periode dua minggu, jalur pelayaran aman melalui Selat Hormuz akan dimungkinkan," ujar Araghchi yang diucapkannya dalam unggahan di akun X, Rabu (8/4/2026).

Namun, Araghchi tidak memberikan jaminan tanpa prosedur. Menurutnya, pembukaan jalur pelayaran itu hanya akan terealisasi "melalui koordinasi dengan Angkatan Bersenjata Iran serta dengan mempertimbangkan keterbatasan teknis yang ada."

Thumbnail Donald Trump Sebut AS Setujui Gencatan Senjata 14 Hari dengan Iran
i

Baca Juga

Donald Trump Sebut AS Setujui Gencatan Senjata 14 Hari dengan Iran

Internasional

Pernyataan diplomatik itu sekaligus menjadi jawaban atas klaim Trump sebelumnya.

Presiden AS itu telah lebih dulu mengumumkan persetujuannya untuk "menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu." Trump bahkan menyebut kesepakatan itu sebagai "GENCATAN SENJATA dua arah" dengan syarat Iran membuka penuh Selat Hormuz secara menyeluruh, segera, dan aman.

Namun, Iran ternyata tidak hanya berbicara soal selat. Lembaga penyiaran milik pemerintah Iran merilis rincian lengkap sepuluh butir syarat yang diajukan Teheran.

Dokumen itu, menurut Trump sebelumnya, telah dikirim Iran kepada AS dan Israel dan ia sebut sebagai "dasar yang dapat dijalankan untuk bernegosiasi."

Berikut isi sepuluh butir tuntutan Iran sebagaimana dirilis lembaga penyiaran pemerintah setempat:

  1. 1.
    Penghentian total perang di Irak, Lebanon, dan Yaman.
  2. 2.
    Penghentian perang terhadap Iran secara menyeluruh dan permanen tanpa batas waktu.
  3. 3.
    Pengakhiran seluruh konflik di kawasan secara menyeluruh. 
  4. 4.
    Pembukaan kembali Selat Hormuz.
  5. 5.
    Pembentukan protokol dan persyaratan untuk menjamin kebebasan serta keamanan navigasi di Selat Hormuz.
  6. 6.
    Pembayaran penuh kompensasi biaya rekonstruksi kepada Iran. 
  7. 7.
    Komitmen penuh untuk mencabut sanksi terhadap Iran. 
  8. 8.
    Pembebasan dana dan aset Iran yang dibekukan dan ditahan oleh Amerika Serikat.
  9. 9.
    Komitmen penuh Iran untuk tidak mengupayakan kepemilikan senjata nuklir.
  10. 10.
    Gencatan senjata segera berlaku di seluruh lini begitu seluruh persyaratan di atas disetujui.

Dari daftar itu, poin kesembilan menjadi yang paling menonjol karena menunjukkan kesediaan Iran mengikat diri secara formal untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, isu yang selama bertahun-tahun menjadi sumber ketegangan utama dengan negara-negara Barat.

Sementara itu, Trump sebelumnya mengklaim bahwa hampir seluruh butir perselisihan masa lalu antara AS dan Iran telah disepakati.

Ia pun menyebut masa dua minggu ke depan akan dimanfaatkan untuk memfinalisasi dan mengesahkan kesepakatan damai jangka panjang di Timur Tengah. Namun, dengan munculnya rincian tuntutan yang mencakup kompensasi dan pencabutan sanksi, proses negosiasi diprediksi masih akan berlangsung alot.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.