Prabowo Dijadwalkan Salat Idul Adha di KBRI Paris

Prabowo Dijadwalkan Salat Idul Adha di KBRI Paris
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, Prancis, Selasa (26/5/2026). Foto: BPMI Setpres
Ikhtisar
  • Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha dan bersilaturahmi dengan warga negara Indonesia di KBRI Paris, Rabu (27/5/2026).
  • Kunjungan Prabowo ke Prancis menjadi bagian dari agenda resmi kenegaraan yang telah direncanakan sejak tahun lalu.
  • Pemerintah menilai lawatan tersebut penting untuk memperkuat kerja sama strategis Indonesia dan Prancis di berbagai sektor.

INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melaksanakan salat Idul Adha di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, Prancis, dalam rangkaian kunjungan resmi kenegaraannya ke negara tersebut, Rabu (27/5/2026).

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden juga akan bersilaturahmi dengan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Paris.

“Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Adha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis, Rabu.

Prabowo tiba di Bandara Orly, Paris, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 waktu setempat, setelah menempuh penerbangan selama kurang lebih 16 jam dari Jakarta. Kepala negara diketahui bertolak dari Indonesia pada Senin malam, 25 Mei.

Menurut Teddy, kedatangan Prabowo di Paris menandai dimulainya rangkaian kunjungan resmi kenegaraan yang sebelumnya telah dijadwalkan sejak tahun lalu. Namun, agenda tersebut beberapa kali mengalami penjadwalan ulang.

Di Bandara Orly, Presiden disambut oleh Menteri Tenaga Kerja dan Solidaritas Prancis Jean-Pierre Farandou serta pasukan jajar kehormatan yang telah bersiap di bawah tangga pesawat.

Setelah tiba di Paris, kunjungan Prabowo juga mendapat sambutan dari ratusan WNI yang telah menunggu sejak pagi di hotel tempat Presiden menginap. Kehadiran mereka terlihat memenuhi area sekitar hotel untuk menyambut kedatangan kepala negara.

Pemerintah berharap lawatan resmi tersebut dapat memperkuat hubungan strategis Indonesia dan Prancis yang selama ini telah terjalin di berbagai bidang kerja sama.

“Saat ini, Indonesia memiliki banyak kerja sama super strategis dengan Prancis, dan state visit ini diharapkan makin memperkuat posisi Indonesia di Eropa, khususnya Prancis,” kata Teddy.

Ia juga menilai hubungan bilateral kedua negara memiliki posisi saling melengkapi dalam lanskap hubungan global, terutama antara kawasan Eropa dan Asia.

“Indonesia menjadi salah satu gerbang utama hubungan Eropa ke Asia, sementara Prancis merupakan gerbang penting bagi hubungan Asia, khususnya Asia Tenggara, menuju kawasan Eropa,” demikian Teddy Indra Wijaya.

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.