- • Atlantic Council menobatkan Singapura sebagai negara paling makmur se-Asia dalam Prosperity Index 2026.
- • Singapura mendapatkan skor 86,5, mengungguli Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.
- • Indonesia hanya mampu meraih skor 61 dan terdampar di peringkat ke-107 dunia, yang menempatkannya dalam kategori kemakmuran rendah.
INFORMASI.COM, Jakarta - Singapura berhasil menggeser Jepang dan Korea Selatan sebagai negara paling makmur di kawasan Asia berdasarkan kajian terbaru Atlantic Council. Namun, kabar kurang menggembirakan datang dari posisi Indonesia yang tercecer di peringkat bawah dengan status kemakmuran rendah.
Prosperity Index 2026 yang disusun Atlantic Council menilai 171 negara di dunia dengan mengukur kesejahteraan individu, tingkat pendapatan, akses pendidikan, serta layanan kesehatan. Lembaga think-tank tersebut juga memasukkan indikator kemakmuran bersama seperti kualitas lingkungan, kesetaraan pendapatan, dan inklusi minoritas sebagai parameter penilaian.
Hasilnya, Singapura meraih skor total 86,5 dan menempati peringkat ke-18 secara global. Dua sektor yang paling berkontribusi bagi Negeri Merlion ialah pendapatan dan layanan kesehatan, yang masing-masing mengantongi skor sempurna 98. Di bawah Singapura, Taiwan menyusul di posisi kedua Asia dengan skor 86,1, sementara Jepang yang berada di peringkat ketiga justru mencatatkan skor 100 untuk sektor kesehatannya.
Berdasarkan pemeringkatan Atlantic Council, sepuluh besar Asia didominasi oleh negara-negara Timur Tengah dan Asia Timur. Setelah Taiwan dan Jepang, Korea Selatan (84,6) berada di urutan keempat, disusul Israel (81,2), Uni Emirat Arab (80,4), Kazakhstan (77,4), Qatar (76,8), Kuwait (75,7), dan Oman (73,9). Enam negara teratas masuk dalam kategori "Kemakmuran Tinggi", sementara posisi ketujuh hingga kesepuluh tergolong "Kemakmuran Sedang".
Lantas, bagaimana posisi Indonesia? Sayangnya, negara ini hanya mampu mengoleksi skor 61 dan terdampar di peringkat ke-107 dunia. Capaian tersebut menempatkan Indonesia dalam kategori "Kemakmuran Rendah", tertinggal jauh dari rata-rata kawasan Asia Timur dan Tenggara.
Menggunakan parameter yang sedikit berbeda, The Legatum Prosperity Index 2026 merilis hasil yang tak sepenuhnya selaras dengan Atlantic Council.
Legatum Prosperity Index 2026 mengukur kemakmuran melalui tiga domain utama, yakni Pembangunan (kesehatan, pendidikan, standar hidup), Kebebasan (perdamaian sipil, kebebasan berekspresi, kebebasan ekonomi), dan Masyarakat (keluarga, komunitas, tatanan negara).
Dalam daftar Legatum, Jepang berhasil naik ke posisi puncak Asia, menggeser Singapura ke peringkat kedua. Israel, Korea Selatan, dan Malaysia melengkapi lima besar kawasan.
Sementara itu, Indonesia tercatat di peringkat ke-64 dunia dan ke-11 se-Asia, masih di bawah Bhutan dan Mongolia yang justru masuk dalam jajaran sepuluh besar versi lembaga tersebut.