- • Sebanyak 128 bank koperasi atau Shinkin Bank di Jepang mengalami gangguan layanan pada Jumat (6/11/2026).
- • Gangguan menyebabkan nasabah tidak dapat melakukan transaksi melalui teller maupun ATM, termasuk penyetoran dan penarikan uang.
- • Pengelola menduga gangguan berasal dari sistem operasional dan masih berupaya memulihkan layanan tanpa memastikan waktu normalisasi.
INFORMASI.COM, Jakarta – Layanan perbankan di sejumlah wilayah Jepang mengalami gangguan pada Jumat (6/11/2026). Sebanyak 128 lembaga perbankan koperasi atau Shinkin Bank dilaporkan tidak dapat melayani sejumlah transaksi nasabah akibat gangguan sistem.
Gangguan tersebut berdampak pada bank-bank yang tersebar dari wilayah Tokai hingga kawasan Jepang bagian barat. Akibatnya, aktivitas transaksi masyarakat yang bergantung pada layanan perbankan tersebut ikut terganggu.
Informasi mengenai kejadian ini disampaikan oleh organisasi yang mengelola layanan ATM dan sejumlah sistem perbankan Shinkin Bank di Jepang.
Dalam keterangannya, gangguan mulai terjadi sesaat setelah pukul 13.00 waktu setempat. Sejak saat itu, sejumlah layanan perbankan tidak dapat beroperasi secara normal.
Nasabah dilaporkan tidak dapat melakukan transaksi melalui layanan teller maupun mesin anjungan tunai mandiri (ATM). Gangguan tersebut mencakup aktivitas penyetoran dan penarikan uang.
Gangguan Sistem Hambat Transaksi Nasabah
Gangguan ini membuat nasabah kesulitan mengakses sejumlah layanan dasar perbankan. Mereka yang hendak menarik uang tunai melalui ATM maupun melakukan penyetoran langsung di kantor bank ikut terdampak.
Tidak hanya transaksi melalui mesin ATM, pelayanan di loket bank juga mengalami kendala. Kondisi tersebut membuat aktivitas perbankan di sejumlah lembaga Shinkin Bank tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pihak pengelola menduga gangguan tersebut berasal dari permasalahan sistem operasional yang digunakan oleh sejumlah lembaga perbankan.
Namun, hingga laporan tersebut diterbitkan, penyebab teknis secara terperinci belum dijelaskan. Belum diketahui pula apakah gangguan dipicu kerusakan perangkat, kendala jaringan, atau persoalan lain dalam sistem yang digunakan bersama.
Setelah gangguan terjadi, pihak pengelola menyatakan tengah melakukan berbagai upaya untuk memulihkan layanan perbankan.
Tim terkait masih bekerja agar transaksi nasabah dapat kembali dilakukan secara normal. Meski demikian, belum ada kepastian mengenai kapan seluruh layanan ATM dan transaksi di kantor bank dapat beroperasi kembali.