Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Mojokerto Mengganas, Damkar Kewalahan

Kebakaran Pabrik Ban Bekas di Mojokerto Mengganas, Damkar Kewalahan
Kebakaran melanda tempat pengolahan ban bekas di Jalan Raya Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Kamis (22/10/2026) malam. Foto: Istimewa

Traktir Redaksi

Suka dengan artikel ini? Dukung jurnalisme Informasi.com dengan scan QRIS di bawah melalui m-banking atau e-wallet.

QRIS Media Informasi Dunia Simpan QRIS
Ikhtisar
  • • Kebakaran melanda tempat pengolahan ban bekas di Jalan Raya Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Kamis (22/10/2026) malam.
  • • Kobaran api membesar disertai asap hitam pekat. Petugas pemadam kebakaran sempat menghentikan penyemprotan air dan membuat sekat agar api tidak merembet.
  • • Kebakaran diketahui sekitar pukul 17.15 WIB. Polisi masih menyelidiki penyebabnya dan memastikan tidak ada korban jiwa.

INFORMASI.COM, Jakarta — Kebakaran hebat melanda tempat pengolahan ban bekas di Jalan Raya Desa Domas, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Kamis (22/10/2026) malam. Kobaran api membesar disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi ke udara.

Pantauan di lokasi hingga sekitar pukul 20.00 WIB menunjukkan api masih berkobar di bagian belakang area pengolahan ban bekas. Panas dari kobaran api terasa hingga radius sekitar 50 meter.

Sejumlah armada pemadam kebakaran telah dikerahkan ke lokasi. Namun, petugas sempat menghentikan penyemprotan air karena api masih membesar. Petugas bersama operator ekskavator kemudian berupaya membuat sekat dengan memindahkan tumpukan ban yang belum terbakar.

Ratusan warga juga terlihat menyaksikan kebakaran dari sekitar lokasi kejadian.

Api Pertama Kali Diketahui Sekitar Pukul 17.15 WIB

Buruh harian di tempat pengolahan ban bekas, Ali (50), mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 17.15 WIB. Api membakar tumpukan ban bekas yang belum diolah.

Menurut Ali, aktivitas perusahaan tersebut sebatas memotong-motong ban bekas sebelum dikirim ke Tangerang, Banten.

"Tadi ada pekerja di sebelah utara (sedang memotong ban bekas), sekitar 8 orang. Di lokasi kebakaran tidak ada karyawan. Kurang paham penyebabnya," kata Ali kepada wartawan di lokasi.

Ia menyebut sejumlah pekerja berada di bagian utara area pengolahan saat kebakaran terjadi. Sementara itu, di lokasi tumpukan ban yang terbakar tidak terdapat karyawan.

Api Cepat Merambat ke Tumpukan Ban

Kapolsek Trowulan Kompol Gusti Ngurah Ketut mengatakan kebakaran pertama kali diketahui oleh petugas keamanan atau satpam tempat pengolahan ban bekas tersebut.

Menurutnya, api awalnya terlihat kecil sebelum dengan cepat menjalar ke tumpukan ban dan membesar.

"Apakah dari puntung rokok atau pembakaran sampah, kami juga belum tahu. Kami gali dulu penyebabnya. Mungkin karena cuaca panas juga sehingga api cepat merambat," ujar Gusti.

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran. Dugaan mengenai puntung rokok maupun pembakaran sampah belum dapat dipastikan.

BAGIKAN
Add preferred source on Google
Anda harus login untuk memberikan komentar.