INFORMASI.COM, Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Bali masih menelusuri pemicu kecelakaan tragis yang menewaskan lima warga negara asing (WNA) China di Banjar Dinas Prabakula, Desa Padang Bulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali.
Penyelidikan awal belum mengerucut pada penyebab pasti kecelakaan minibus yang membawa rombongan turis tersebut.
Polda Bali menegaskan bahwa evaluasi menyeluruh masih berlangsung, termasuk pemeriksaan teknis kendaraan, kondisi jalan, hingga faktor human error.
- •Penyelidikan belum dapat memastikan penyebab secara ilmiah.
- •Analisis dilakukan mencakup faktor pengemudi, kendaraan, hingga kondisi jalan.
- •Koordinasi terus dilakukan antara Polda Bali, Polres Buleleng, dan konsulat China.
“ Untuk sementara masih dalam lidik, belum bisa dipastikan secara saintifik, secara teori. Nanti, kita akan sampaikan lebih lanjut. ”
— Kombes Pol Turmudi, Dirlantas Polda Bali, di Denpasar, Senin (17/11/2025).
Dugaan Kelalaian Belum Dapat Disimpulkan
Polisi mengatakan potensi kelalaian tetap terbuka, tetapi belum dapat ditetapkan sebagai penyebab karena banyak aspek yang harus diverifikasi.
- •Indikasi kelalaian masih bersifat dugaan.
- •Evaluasi mencakup faktor manusia, kondisi kendaraan, dan lingkungan jalan.
- •Aparat menargetkan kesimpulan komprehensif setelah investigasi lengkap.
“ Kalau indikasi itu banyak karena lalai, orang, kendaraan, jalan dan sebagainya. Tentunya kita akan koordinasi. ”
— Turmudi menjelaskan.
Koordinasi dengan Konsulat China & Interpol
Polda Bali memastikan bahwa penanganan korban WNA berlangsung melalui kerja sama resmi lintas negara.
- •Penanganan korban diambil alih Polres Buleleng dengan dukungan Polda.
- •Konsulat China dan Interpol ikut dilibatkan.
- •Fokus penanganan mencakup korban meninggal dan korban luka.
“ Sampai saat ini sudah ditangani oleh Polres Buleleng dan kita sudah kerja sama dengan konsulat dengan Interpol bagaimana penanganan laka lantas yang melibatkan korban dari WNA. ”
— Turmudi menerangkan.
Perlindungan bagi Korban Selamat
Aparat juga memberi layanan kepada para korban selamat sekaligus memproses pemulangan jenazah.
- •Korban luka diberikan perlindungan dan pelayanan medis.
- •Koordinasi pemulangan jenazah dilakukan bersama konsulat China.
“ Korban yang luka kita berikan perlindungan, kemudian kita berikan pelayanan yang terbaik. Kita juga berkoordinasi dengan konsulat untuk proses pengembalian jasad. ”
— Turmudi menerangkan.
Kendaraan Out of Control
Kecelakaan terjadi pada Jumat, 14 November 2025, sekitar pukul 04.30 WITA, ketika minibus yang membawa 13 turis China kehilangan kendali di jalan menurun dan menikung di Jalan Singaraja-Denpasar KM 7.700.
- •Kendaraan Hiace berpelat N-7605-TA dikendarai Arif Al Akbar.
- •Mobil diduga mengalami Out of Control sebelum masuk kebun warga.
- •Mobil menabrak pohon dan terpental.
- •Lima penumpang meninggal, delapan lainnya luka-luka.
- •Sopir hanya mengalami lecet dan tidak dirawat.
“ Pengemudi tidak dapat menguasai kendaraannya sehingga kendaraan tidak dapat dikendalikan, kemudian kendaraan masuk kebun milik masyarakat, menabrak pohon sehingga terpental dan mengakibatkan terjadinya kecelakaan lalu lintas OC (Out of Control). ”
— AKBP Bachtiar Arifin, Kasat Lantas Polres Buleleng, di Buleleng, Jumat (14/11/2025).
Data Korban
Korban Luka-luka:
- 1.Yang Jungle
- 2.Deng Zhimia
- 3.Xu Jianchao
- 4.Xu Yuehao
- 5.Xu Lihua
- 6.Xu Shaoling
- 7.Yang Chuxuan
- 8.Chen Jiao
Mereka dirawat di RS Karya Dharma Husada, Singaraja.
Korban Meninggal:
- 1.Zhong Yuemei (63)
- 2.Xu Mingbiao (61)
- 3.Xu Huijuan (61)
- 4.Xu Huangyuan (66)
- 5.Xu Yuexiang (52)
(ANT)