Semeru Hembuskan Asap Putih Setinggi 1.000 Meter dari Puncak

Semeru Hembuskan Asap Putih Setinggi 1.000 Meter dari Puncak
Gunung Semeru tercatat mengalami 25 kali gempa erupsi dan 32 kali gempa guguran selama enam jam terakhir pada Kamis (20/11/2025) pukul 00.00 hingga 06.00 WIB. ANTARA/HO-PVMBG

INFORMASI.COM, Jakarta - Gunung Semeru di perbatasan Kabupaten Lumajang-Malang, Jawa Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik signifikan pada Senin (24/11/2025) pagi. Semeru menghembusan asap putih setinggi 500-1.000 meter dari puncak pukul 03.04 WIB.

Semeru kembali erupsi meski visual letusan tidak tampak.

  • Amplitudo maksimum: 22 mm
  • Durasi: 142 detik
  • Visual letusan terekam jelas di seismograf.
  • Kondisi visual beberapa kali tertutup kabut.
  • Cuaca di sekitar gunung berawan hingga mendung.
  • Angin bertiup lemah ke arah timur.
  • Suhu udara berada pada kisaran 21–22°C.
  • Ketinggian Gunung Semeru tercatat 3.676 mdpl.

Pengamatan secara visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-II. Teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas sedang, membumbung sekitar 500-1000 meter dari puncak.

— Mukdas Sofian, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, dalam laporan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin (24/11/2025).

Kegempaan: 44 Letusan dalam 6 Jam

Aktivitas seismik Semeru masih tinggi berdasarkan pemantauan rentang waktu Senin pukul 00.00–06.00 WIB.

Data gempa yang terekam:

  • 44 gempa letusan/erupsi
    • Amplitudo: 10-22 mm
    • Durasi: 64-147 detik
  • 1 gempa hembusan
    • Amplitudo: 8 mm
    • Durasi: 52 detik
  • 3 gempa tektonik jauh
    • Amplitudo: 3-30 mm
    • S-P: 39 detik
    • Durasi: 51-284 detik

Gunung Semeru juga mengalami satu kali gempa hembusan dengan amplitudo 8 mm, dan lama gempa 52 detik, kemudian tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 3-30 mm, S-P 39 detik dan lama gempa 51-284 detik.

— Mukdas Sofian mengungkapkan.

Status Masih Level IV (Awas)

PVMBG menegaskan bahwa Semeru masih berada pada Level IV (Awas) sehingga masyarakat dilarang mendekati kawasan berbahaya.

Batas aman dan imbauan:

  • Dilarang beraktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 20 km dari puncak.
  • Di luar zona itu, warga harus menjauhi sempadan sungai minimal 500 meter karena potensi awan panas dan lahar.
  • Radius 8 km dari kawah wajib steril dari aktivitas warga akibat potensi lontaran batu pijar.
  • Waspada awan panas, guguran lava, dan lahar di sungai berhulu Semeru: Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, Besuk Sat, serta anak sungainya.

Masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam radius delapan kilometer dari kawah Gunung Semeru mengingat potensi bahaya lontaran batu pijar.

— Mukdas menerangkan. 

(ANT)

BAGIKAN
Anda harus login untuk memberikan komentar.