INFORMASI.COM, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan keprihatinan mendalam terhadap sikap sejumlah pihak yang dinilainya terus-menerus mencari celah dan kesalahan dari kerja pemerintahan.
Pernyataan ini disampaikannya di hadapan para elite politik nasional dalam pidato pada puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar, Jumat (13/12/2025).
Presiden menegaskan bahwa pemerintahannya telah bekerja membuat kebijakan dengan perencanaan matang untuk kepentingan rakyat.
Sementara kritik yang beredar tidaklah membangun dan dinilai Prabowo hanya menanamkan rasa tidak percaya di masyarakat.
“ Orang-orang pintar yang bisa bicara mengejek, (dan) mencari kesalahan terus, tidak bisa membuat jembatan, tidak bisa menciptakan lapangan kerja, tidak bisa menjamin beras ada, tidak bisa menjamin elpiji ada, tidak bisa menjamin BBM ada, tidak bisa menjamin apa-apa. ”
— Prabowo Subianto, Presiden RI, pada puncak HUT Ke-61 Partai Golkar di Jakarta, Jumat (6/12/2025).
Kritik Tidak Produktif
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo secara tegas menyoroti pola kritik yang ia anggap tidak disertai kontribusi nyata.
Prabowo pun membandingkan kemampuan retorika para pengkritik dengan aksi konkret sebagian masyarakat dalam menyelesaikan persoalan pokok rakyat.
Para pengkritik, kata Presiden, hanya ahli dalam mengejek dan mencari kesalahan pemerintah.
Prabowo pun mempertanyakan kemampuan para pengkritik tersebut dalam menciptakan lapangan kerja dan menjamin ketersediaan kebutuhan pokok seperti beras, elpiji, dan BBM.
Meski demikian, Presiden tetap menghormati para pengkritik itu, terlebih di alam demokrasi.
“ Saya kadang-kadang prihatin, Saya sedih selalu menimbulkan rasa tidak percaya. Tapi tidak ada masalah, biarlah, ini demokrasi. ”
— Prabowo mengungkapkan.
Fokus Kerja sesuai Pasal 33 UUD 1945
Presiden juga menekankan komitmen pemerintahannya untuk berpegang teguh pada konstitusi sebagai landasan utama segala kebijakan.
- •Fondasi pemerintahan ditegaskan adalah pelaksanaan UUD 1945 secara "murni dan konsekuen".
- •Pasal 33 UUD 1945 disebut sebagai pedoman nyata dalam pengaturan perekonomian nasional.
- •Presiden menyebut terima kasih kepada ulama dan tokoh agama yang mengingatkannya untuk memegang amanat konstitusi.
“ Kalau saya punya keyakinan, kalau kita laksanakan Pasal 33, kita laksanakan semua pasal di Undang-Undang Dasar 1945, pasti kita berhasil. ”
— Prabowo menyatakan.
Apresiasi untuk Golkar
Di sisi lain, Presiden menyampaikan penghargaan tinggi kepada Partai Golkar sebagai mitra strategis.
- •Partai Golkar diapresiasi sebagai mitra strategis yang memperkuat kinerja pemerintahan setahun terakhir.
- •Kader Golkar di pemerintahan dipuji karena bekerja solid dan intuitif layaknya tim sepak bola yang kompak.
- •Prabowo pun mengatakan bahwa Golkar adalah almamaternya yang kini diisi kawan dan seniornya.
- •Ia mengucapkan selamat ulang tahun dengan sebuah pantun.
“ Pohon beringin tegak berjaga. Daunnya rindang peneduh kita. Selamat ulang tahun Partai Golkar. Selamat ulang tahun almamater saya. Terus bersatu, bahu membahu membantu rakyat Indonesia. ”
— Prabowo berpantun di acara puncak HUT ke-61 Golkar.
(ANT)