INFORMASI.COM, Jakarta - Pemerintah telah menggelontorkan Rp26 triliun dari target Rp31 triliuan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra). Menurut Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, kini penyaluran tinggal 15-20 persen yang ditargetkan selesai hingga akhir Desember 2025.
Hal itu diungkapkan Mensos saat meninjau langsung pemberian BLT Kesra di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2025).
“ Saya ke sini dalam rangka melihat proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara, program akhir tahun dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Bantuan Langsung Tunai ini diberikan kepada keluarga yang memang memerlukan dukungan dari pemerintah, dalam rangka memenuhi hak-hak dasarnya. ”
— Saifullah Yusuf, Menteri Sosial, saat meninjau pemberian BLT kepada sejumlah penerima di Kantor Pos Jatinegara, Jakarta, Rabu.
BLT Jangan Disalahgunakan
Gus Ipul, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa BLTS Kesra yang disalurkan berupa uang tunai Rp900.000 kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM). Jumlah tersebut merupakan total dari jatah Rp300 ribu per bulan pada periode Oktober, November, Desember 2025.
Mensos mengungkapkan bahwa target penerima BLT Kesra di tiga bulan akhir 2025 berjumlah hingga 35 juta orang di seluruh Indonesia. Jumlah KPM itu mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Gus Ipul menyampaikan bahwa Presiden Prabowo berpesan agar bantuan-bantuan seperti ini tepat sasaran, atau diterima oleh mereka yang berhak untuk menerimanya.
“ Bantuan ini tentu diharapkan tidak disalahgunakan. Gunakan untuk kepentingan-kepentingan yang paling pokok, mungkin keperluan anak-anak sekolah atau merintis usaha. ”
— Mensos menerangkan.
Penerima BLT Semringah
Salah satu penerima BLTS Kesra bernama Mariah, 62 tahun, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah yang telah menyalurkan bantuan ini.
Mariah merupakan warga Rusun Jatinegara Barat. Ia merupakan pedagang es campur kecil-kecilan dengan penghasilan Rp30-40 ribu per hari.
“ Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Menteri, juga kepada Pemerintah, juga kepada Pos Indonesia yang sudah menyalurkan bantuan BLT Tunai Rp900.000. Semoga bisa berkelanjutan. ”
— Mariah mengungkapkan.
(ANT)